Makassar – Dalam upaya meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Sumsel serta untuk menyambut pagelaran akbar Asian Games di Palembang mendatang Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Martoyo,  Kasdam ll Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Marga taufik SH MH melakukan kunjungan langsung ke Kota Makasar. Rabu (3/5) Ruangan Sipakalebbi Kantor Walikota Makassar.

 Kunjungan kerja Gubernur untuk meninjau  Operasional Closed-Circuit Television (CCTV) di Kota Makassar yang sudah berjalan dengan baik

 Kungker kali ini diharapkan sebagai Bahan Studi Banding Kesiapan Pelaksanaan Asian Games XVIII Tahun 2018.

IMG_8122_1

(sumber foto: rilis pemprov Sumsel)

Gubernur H. Alex Noerdin saat memberikan sambutanya mengucapkan terimakasih atas sambutan dari pemerintah Kota Makassar.

Sumsel terus berkembang dan kita terus belajar hingga ke Tokyo apalagi ke Makasar. Melihat keberadaan CCTV di Makassar.

Pagelaran Asian Games dibawah Olimpiade. Palembang sudah mempersiapkanya. Kita tidak instan dalam menyelenggarakan event diawali PON 2014 dilanjutkan dengan SEA Games dan beberapa event olahraga internasional hingga Asian Games 2018 mendatang.

 Untuk itu perlu berlajar untuk terus berkembang. Menurutnya, dalam membangun suatu daerah tidak pernah cukup dengn APBD sendiri perlu ada invest. Untuk berinvest sendiri melalui proses pertama kenal baru sayang. Sumsel memperkenalkan diri dengan olahraga.

 Terkait CCTV dikota makasar Gubernur Sumsel menilai Kota makasar sudah sangat bagus namun Sumsel buat lebih baik, Begitipun Makassar nantinya kota Makassar.

 Bersaing menuju kebaikan adalah hal yang baik. Namun, tentunya masih ada kekurangan untuk belajar lebih baik. Pemerintah Sumsel akan berkolaborasi dengan Polda untuk terus mengembangkan CCTV.

 Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melayangkan pujian ke Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang sukses membangun sistem CCTV kota yang komprehensif Melalui Dinas Kominfo Kota Makassar pada saat kunjungan kerja Kapolri pada April 2017 lalu.

Di Kota Makassar walikotanya mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) setiap IMB mewajibkan bangunan – bangunan yang nantinya difungsikan untuk ruang publik seperti mall, dan hotel memasang CCTV privat yang dapat dikoneksikan dengan War Room milik pemerintah kota Makassar minimal dua buah CCTV disetiap bangunanya.

 Sistem digital ini kata memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat karena dapat memantau situasi dan kegiatan masyarakat sehingga tidak ada lagi tempat bersembunyi bagi pelaku kejahatan dan pelanggar hukum. CCTV kota juga mampu memantau dan mengatur kegiatan – kegiatan penting seperti lebaran, dan tahun baru atau ada hal – hal penting, insiden – insiden kecil yang terpantau melalui titik – titik CCTV yang bertebaran di seluruh Makassar.

 Saat ini terpasang 300 titik CCTV di Makassar, kedepan akan dikembangkan sampai 3.000 titik.

 Sementara itu Walikota Makassar  Mohammad Ramdhan Pomanto berharap kota – kota besar lainnya di seluruh Indonesia dapat menirunya. Lanjutnya, Sistem CCTV kota yang dikembangkan Makassar terbilang murah jika dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia . Dengan anggaran yang lebih minim, Makassar dapat membangun sistem CCTV kota yang lebih canggih, “Sistem ini digagas untuk menciptakan rasa aman bagi warga kota sehingga masyarakat kita merasa terlindungi,” jelasnya.

 Selain itu angkutan public memiliki dua CCTV disetiap kendaraan, di Makassar memiliki  sky hunter menggunakan drone sebagai pelacak, makassar sky guard jam 10 malam keliling kecamatan kondisi sampah dan lain – lain.

 Mohammad Ramdhan Pomanto dalam menceritkan bahwa Kota Makassar cemburu namun ini cemburu yang baik. Pihaknya ingin pula belajae dengan Sumsel yang dikenal dengan Kota Olahraga yang sudah menyelenggarakan event olahraga baik Nasional dan internasional. “Menjadi Tuan rumah PON saja kami sudah senang” ujarnya.

 Kunjungan Gubernur Sumsel ini sangat bersejarah bagi Kota Makassar. ” ungkapnya.

 Kapolda Sumsel Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Martoyo memaparkan di Sumsel sendiri sudah melounching aplikasi “Wong Kito” sebuah aplikasi digunakan untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Berkonsep Aplksi dapat di download menggunakan Playstore untuk memudahkan laporan masyarakat dengan menggunakan beberapa fitur seperti Panic Button yang selanjutnya ke tindakan, Memudahakn pembuatan SKCK, E Samsat dan lokasi tempat penting di Kota Palembang.

 Turut hadir dalam rombongan diantaranya , Kadis Kominfo Prov. Sumsel Farhat Syukri, Walikota Palembang Harnojoyo. (rill)

Artikel Terkait