PALEMBANG — Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya didampingi Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan pemprov Sumsel secara langsung meresmikan Kantor Layanan Teknis (KLT) di Palembang, Selasa (23/05).

KLT bertujuan untuk memberikan informasi mengenai standarisasi dan penilaian kesesuaian, konsultasi proses sertifikasi SNI dan Akreditasi oleh KAN serta pembinaan kepada pelaku usaha khususnya UMKM dalam penerapan SNI

Bambang Prasetya, Kepala BSN mengungkapkan, peresmian KLT ini merupakan kali kedua di Indonesia setelah peresmian KLT pertama di provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita pilih peresmian KLT di dua provinsi ini karena pilar barat dan timur Indonesia jatuh di dua provinsi ini, dan kita harapkan semoga ini bisa mendukung prioritas pembangunan di Sumsel,” harapnya.

Selain itu, Bambang mengatakan KLT di Palembang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menunjang pembangunan dan pengembangan dalam hal standarisasi serta penilaian kesesuaian, salah satunya dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat.

“Kita terus mengupayakan pengoptimalan pelayanan untuk masyarakat seluruh Indonesia, InsyaAllah ini benar-benar seperti mirrornya kantor BSN, jadi pelayanan di Jakarta sama seperti di Palembang ini,” kata dia.

Sementara, Asisten Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yohanes Hasiholan Toruan mengatakan, atas nama pemerintah provinsi Sumsel dirinya menyambut baik peresmian KLT di Palembang.

“Kami sangat bangga, Sumsel menjadi yang kedua setelah provinsi Sulsel. Tentunya ini akan mempermudah dunia usaha, kalau dulu harus ke Jakarta untuk mengurus standarisasi produk sekarang cukup di Palembang,” ucapnya.

Dengan adanya KLT di Palembang, Menurut Yohanes hal ini akan membuka peluang dan memberikan pemahaman yang cukup mengenai standarisasi produk bagi masyarakat, terutama pelaku usaha.

Diketahui, BSN merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementrian (LPNK) yang diberikan tugas oleh pemerintah untuk membina dan mengembangkan standarisasi serta penilaian kesesuaian di Indonesia. (juniara)

Artikel Terkait