PALEMBANG — Sebanyak 79.396 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sosial pangan non tunai berupa kartu keluarga sehat (KKS) dan buku tabunganku yang disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia, Kamis (23/02).

Peluncuran bantuan pangan non tunai dilakukan serentak di 44 kota di Indonesia yang telah diawali pagi ini di Depok, Jawa Barat oleh presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Program bantuan pangan non tunai merupakan program bantuan dari pemerintah Republik Indonesia dari sistem subsidi pangan seperti penyaluran beras sejahtera (rastra). Program yang menerapkan pemakaian akses E-Warong, rumah pangan kita yang dikelola oleh Bulog atau agen bank yang ditunjuk.

Penyaluran bantuan ini menggunakan KKS yang dimodifikasi menjadi kartu debet combo multifungsi dengan sistem wallet atau ATM. Nantinya cara ini dapat diterapkan untuk mendukung program pemerintah dalam berbagai penyaluran bantuan sosial atau program bersubsidi lainnya seperti pupuk, Elpiji dan KJP.

Wakil Pimpinan Wilayah BRI Palembang, Sunar Hartono mengatakan dengan kartu ini masyarakat dapat sekaligus menabung.

“Masyarakat saat diajak untuk tidak langsung mengambil habis bantuan yang diberikan pemerintah, namun juga dapat ditabung untuk kepentingan jangka panjang,” ungkap Sunar.

Kerjasama bank BRI dengan Kementrian Sosial RI sebelumnya telah dilakukan melalui penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan tahun 2016 di kota Palembang kepada 30.265 KPM di 16 kecamatan, 105 kelurahan. (juniara)

Artikel Terkait