PALEMBANG — Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Selatan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel terkait pengawasan makanan atau UMKM yang memproduksi serta menjual makanan menjelang Asian Games 2018 nanti.

Kepala BPOM Sumsel Arnold Sianipar,mengatakan, menindaklanjuti pembicaraan pada saat bertemu dengan gubernur pada oktober 2016 lalu di Griya Agung, yang mana pada saat itu ada pembicaraan tentang pengawasan makanan.

Dijelaskannya, pada saat itu ada pembicaraan tetang pengawasan makanan yang dikelolah masyarakat atau pihak UMKM seperti makanan jenin pempek, sehingga tidak berbahaya untuk dikonsumsi oleh masyarakat termasuk para peserta Asian Games 2018 mendatang.

“ Kita akan kembali bertemu Pak Alex, menindaklanjuti pembicaraan pada saat saya bertemu beliu pada oktober 2016 lalu, saat itu pak Gub minta ada pengawasan khusus serta pembinaan terhadap UMKM yang berkaitan dengan usaha makanan,” kata dia, Selasa (30/05).

Menurutnya, Gubernur menginginkan adanya pengawasan khusus terhadap makanan yang akan beredar dikalangan masyarakat, terutama pada saat berlangsungnya penyelenggraan Asian Games nanti, yang mana pada saat itu diharapkan tidak ada makanan yang tidak sehat beredar hingga membahayakan.

Ia mencontohkan, Asian Games itu juga sebagai ajang UMKM untuk mempromosikan hasil produk makanan, jadi harus sehat, selain itu kalau jenis produk terjaga tentu itu yang diharapkan bersama.

“ Kita harapkan dengan adanya pengawasan terutama terhadap makanan salahsatunua Pempek semua yang beredar dipasar sehat, dandari sisi bisnis, siapa tau mereka juga akan membeli dan membawa makanan kita ke Negara mereka, nah kita jaga mutu jangan ada yang pakai pengawet, pewarna yang mebahayakan,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait