Sesi jumpa pers resmi leg kedua babak 8 besar Piala Presiden 2015 menjadi ajang curhat manajemen Persebaya United yang kini sudah berganti nama menjadi Bonek FC. Banyaknya cobaan yang mendera Evan Dimas dkk selama persiapan dan berlangsungnya Piala Presiden diakui cukup banyak berpengaruh ke pemain.

“Bahkan saya bersama asisten pelatih kiper Erick Ibrahim pun saat akan hadir ke jumpa pers ini sempat bingung, mau pakai baju apa. Karena jika masih ada embel-embel Persebaya maka katanya akan menimbulkan masalah dan mendapat hukuman. Karena itu kami putuskan untuk memakai baju yang netral,” ujar Troy Medicana, asisten pelatih fisik Bonek FC di awal jumpa pers.

Dirinya pun mendukung sikap manajemen Persebaya United yang berbesar hati untuk merubah logo dan nama tim di turnamen besutan Mahaka Sports and Entertainment ini. “Mungkin tim kami yang paling unik, di awal turnamen harus menambahkan United agar bisa bertanding sesuai arahan BOPI. Kini kembali diminta merubah logo dan nama, namun apapun itu tim ini tidak boleh berhenti bertanding. Jadi untuk kebaikan sementara, maka langkah ini harus kami lakukan,” ungkap Troy yang bahkan mengaku baru mendengar nama Bonek FC di sesi jumpa pers yang digelar di hotel Swarna Dwipa Palembang ini.

Menurutnya, cobaan yang terus datang bertubi-tubi ke dalam timnya saat ini tidak akan meruntuhkan semangat bertanding seluruh pemain di lapangan hijau kala menantang Sriwijaya FC, Minggu (27/9) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Kami diusir di Surabaya, banyak pamflet hujatan yang ditujukan buat ini. Bagaimanapun pemain butuh kenyamanan, tapi jika dianggap moril kami akan turun karena masalah ini, tidak akan demikian. Kami pastikan semuanya akan bekerja keras di leg kedua nanti,” tambahnya.

Troy sendiri juga menyampaikan harapan dari manajemen dan pemain Bonek FC bagi seluruh pemangku kepentingan sepakbola nasional dan masyarakat Surabaya pada khususnya. “Sepakbola itu seharusnya mempersatukan, karena itu kami mengharapkan seluruh masyarakat Surabaya untuk dapat bersatu, begitu juga kepada para Bonek, pendukung setia kami selama ini. Saat bertanding di kandang, spanduk yang berisi harapan tersebut pun sering kami buat dan tunjukkan di depan publik,” pungkasnya.