PALEMBANG — Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Palembang melakukan Pemetaan Jenis Ikan bersifat Invasif (JABI) di beberapa perairan umum Sumatera Selatan.

Pemetaan JABI dimulai di Sungai Musi Kabupaten Musi Rawas telah dimulai tanggal 24 Juli 2017 di beberapa titik pengambilan sampel. Metode pengambilan sampel dengan menentukan beberapa stasiun di hulu, tengah, dan hilir sungai Musi di wilayah kab. Musi Rawas sebagai titik pengambilan sampel.

Dari ikan-ikan yang didapat akan di data sehingga dapat dihitung keanekaragaman dan dominasi populasi pada stasiun pengambilan sampel tersebut.

Hasil dari kegiatan ini dapat mengetahui jenis ikan asli dan dominasi ikan introduksi (asing) serta ikan yang invasif yg berdampak negatif pada ekosistem diwilayah Sungai Musi Kab. Musi Rawas.

Menurut Kepala BKIPM Palembang MW. Giri Pratikno, Jumat (28/7) hasil kegiatan ini dapat menjadi acuan dari kebijakan Kementrian Kelautan dan Perikanan dalam proses pencegahan serta pengendalian ekosistem di perairan umum tersebut.

“Pada tahun 2017 kegiatan pemetaan JABI akan dilaksanakan di dua kabupaten antara lain kabupaten Musi Rawas dan Kab. Banyuasin, pelaksanaan JABI dilakukan di desa Lakitan kecamatan Muara Lakitan, desa Muara Rengas kecamatan, desa Muara Kelingi dan esa Pulau Panggung kecamatan Muara Kelingi,” katanya. (Juniara)

RelatedPost