PALEMBANG — Meski sudah menandatangi pra kontrak bersama Sriwijaya FC dan turun di turnamen Piala Presiden 2017, namun posisi Bio Paulin dan Ahmad Maulana di skuad laskar wong kito belumlah aman. Keduanya saat ini memang masih bergelut dengan cedera sehingga belum tampil maksimal di ajang turnamen Piala Presiden 2017 lalu.

Bahkan Bio Paulin tidak pernah tampil penuh selama 3 partai babak penyisihan grup 4 yang berlangsung di Bali dan tidak masuk line up ketika SFC melakoni babak 8 besar di Solo melawan Arema FC (26/2) lalu. Begitu juga Maulana Putra yang bahkan hanya tampil selama 45 menit sewaktu SFC bertemu Pusamania Borneo FC (18/2) di laga pamungkas grup 4.

Manajer SFC, Nasrun Umar mengaku sudah mengetahui kondisi ini dan menyebut pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasinya. “Keduanya pasca turnamen Piala Presiden 2017 telah kami ajak untuk melakukan tes Magnetic resonance imaging  (MRI) agar lebih mengetahui dengan jelas cedera yang dialami oleh keduanya. Tentu kita harus menunggu terlebih dulu hasil pemeriksaan tersebut,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel ini.

Bila berdasarkan pemeriksaan tersebut hasilnya tidaklah memuaskan dan kedua pemain divonis harus beristirahat cukup lama, tentu pihaknya akan melakukan pembicaraan ulang. “Pasti ada (negosiasi ulang-red) karena kita sudah mengeluarkan banyak uang, jika sang pemain tidak bisa bermain tentu tim akan sangat dirugikan,” ujarnya.

Namun dirinya sendiri masih sangat yakin bahwa kondisi kedua pemainnya tersebut akan dapat pulih tepat waktu nantinya. “Saya masih percaya Bio dan Maulana nanti dapat turun bermain dengan normal seperti biasa. Karena itu saat di turnamen Piala Presiden 2017 lalu kami pun tidak memaksakannya bermain karena bisa saja cederanya makin parah,” tambahnya.

Belajar dari kasus kedua pemain ini, manajemen SFC pun menyatakan akan segera menggelar medical check up bagi seluruh pemain lainnya setelah berkumpul kembali di Palembang, Senin (6/2) mendatang. “Sebenarnya ini adalah prosedur wajib yang harus dilakukan di setiap awal musim. Namun kemarin karena waktunya sangat mepet dan tim harus segera mempersiapkan diri menghadapi turnamen Piala Presiden, maka baru sekarang dapat kita lakukan. Seluruh pemain wajib mengikutinya agar kita dapat melihat rekam medisnya selama ini,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait