Alberto Goncalves menunjukkan kelasnya dan 1 gol yang dicetaknya sukses membawa Sriwijaya FC mengalahkan PS TNI di laga perdana turnamen Piala Gubernur Kaltim grup B di stadion Aji Imbut Tenggarong, Minggu (28/2) sore. Penyerang asal Brasil ini sendiri mengaku penampilannya belum maksimal dan masih perlu penyesuaian bersama rekan-rekannya yang lain di SFC.

“Sejak pindah dari Liga Malaysia akhir musim lalu, saya sudah tidak pernah bertanding sebuah pertandingan resmi hampir  3 bulan lamanya. Tentu perlu waktu untuk mengembalikan semuanya dan hasil kemenangan ini sangat saya syukuri, jadi bukan karena saya bisa mencetak gol semata tetapi karena tim sangat membutuhkan poin penuh,” ungkap eks pemain Penang FC ini.

Menurutnya, melawan PS TNI dirinya banyak mendapat peluang untuk mencetak gol berkat dukungan penuh dari pemain SFC lainnya. “Tadi ada sekitar 4-5 peluang yang saya dapatkan, tetapi kadang kita juga perlu keberuntungan di sebuah pertandingan,” ujar Beto.

Terkait penampilannya yang dinilai beberapa pihak cukup emosi saat laga perdana melawan PS TNI, diakuinya hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan masih dalam batasan fair play. “Tidak ada maksud lain, itu hanya untuk menambah semangat saja saya, terkadang itu juga perlu dilakukan agar pemain lawan juga tahu bahwa kita serius dan tidak mudah diintimidasi,” tegasnya.

Bersama laskar wong kito, Beto juga mendapat peran tambahan di dalam tim yakni sebagai eksekutor penalti. Hal itu juga sudah disampaikan pelatih Beny Dollo sesaat sebelum laga perdana melawan PS TNI dan akan berlaku selama pelaksanaan turnamen Piala Gubernur Kaltim ini.

“Itu adalah perintah dan saya harus menerimanya dengan baik. Jadi bukan masalah siap atau tidak siap, tetapi saya juga seorang striker yang bertugas mencetak gol. Tidak ada jaminan bahwa tendangan penalti oleh seorang penyerang akan pasti masuk, namun pelatih tentu sudah punya pertimbangan lain soal ini.,” tambahnya

Artikel Terkait