PALI — Kabar baik bagi Warga Pali yang ingin bepergian ke Palembang, karena tidak perlu lagi memikirkan harga ongkos yang tinggi.

Sebab, setelah membuka trayek Pendopo-Talang Akar dan Pendopo-Benakat dengan tarif Rp 5000/penumpang sekali jalan, kini perusahaan angkutan umum DAMRI kembali membuka trayek baru dengan tujuan Palembang-PALI.

Dan Terlihat siang ini,satu unit armada DAMRI terpampang ada tulisan trayek Palembang-Prabumulih-PALI terparkir di terminal Pendopo. Dengan dibukanya trayek Palembang-Prabumulih-PALI tentu bisa meringankan ongkos transportasi bagi warga yang akan menuju Palembang atau sebaliknya.

Dengan adanya Armada DAMRI tersebut, tarif menuju Palembang yang biasanya menggunakan angkutan biasa mencapai Rp 90.000/penumpang, namun DAMRI hanya mematok tarif Rp 60.000/penumpang.

“Besok sudah mulai beroperasi ,sementara ini baru dua armada yang kita turunkan. Tetapi apabila animo masyarakat tinggi, kita akan tambah lagi menjadi empat armada,” ungkap Nofi Syamrizal manager usaha DAMRI, di terminal Pendopo, Kamis (2/3).

Dijelaskanya bahwa untuk tarif bervariasi, tergantung tujuan penumpang. “Dari PALI ke Prabumulih dipasang tarif Rp 30.000/penumpang, ke Palembang Rp 60.000/penumpang dan apabila langsung ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin kita kenakan tarif Rp 80.000/penumpang. Armada kita standby mulai jam 7 WIB, kalau di PALI standby di terminal, tetapi di Palembang standby di full kita di KM 9 Palembang,” bebernya.

Dikatakan Nofi, DAMRI juga siap antar jemput penumpang dimana pun dan kemana tujuannya.

“Tinggal kontak saja ke pengemudinya, pasti dijemput atau diantar. Untuk keberangkatan menuju Palembang, armada kita menunggu angkutan dari desa-desa, setelah angkutan desa datang barulah berangkat. Hanya standby saja jam 7 pagi di terminal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten PALI Sunardin didampinggi Adriand Edison, kabid lalulintas angkutan dan pengujian membenarkan dua armada DAMRI membuka trayek Palembang-Prabumulih-PALI.

“Saat ini baru dua armada, tetapi bakal ditambah lagi menjadi empat armada.Diharapkan,bisa meringankan ongkos transportasi masyarakat PALI. Kami juga terus berusaha untuk meminta tambahan armada DAMRI, agar membuka trayek lainnya dalam wilayah Kabupaten PALI,” harapnya. (yudhi)

Artikel Terkait