SOLO — Strategi khusus akan disiapkan Widodo C Putro saat Sriwijaya FC bertemu Arema FC, Minggu (24/2) sore di stadion Manahan Solo di babak 8 besar turnamen Piala Presiden 2017. Selain fokus agar dapat mencetak gol nantinya, WCP juga menggarisbawahi bahwa lini pertahanan SFC juga punya tugas ekstra nantinya.
“Di putaran grup, Arema sudah menunjukkan kualitasnya dengan berhasil menjadi juara grup dan ditambah dengan catatan produktivitas gol yang sangat baik. Tentu hal ini harus menjadi perhatian kami agar agretifitas mereka bisa diredam,” ungkap pelatih asal Cilacap ini saat dihubungi Jumat (24/2) usai sesi uji coba lapangan.
Menurutnya, dengan skuad yang tidak terlalu banyak berubah, Arema cukup solid dan akan menjadi lawan berat untuk SFC nantinya. “Kami sudah siapkan strategi khusus untuk menghadapi Arema, selama 3 sesi latihan terakhir di Bali juga sudah kami coba dan saya berharap seluruh pemain mampu menerapkannya nanti. Yang jelas saya pikir laga ini akan berlangsung sangat menarik dan semoga SFC yang akan menjadi pemenangnya,” tekadnya.
Menghadapi Arema, WCP juga menyebut akan terus menunggu perkembangan pemain andalannya di lini belakang yakni Bio Paulin. “Tadi Bio sudah mulai berlatih dengan tim, namun memang kondisinya belum 100 persen dan kemungkinan tidak akan kami paksakan. Tetapi masih ada waktu untuk menunggu perkembangan terakhir, semoga saja dia bisa tetap bermain nantinya,” harapnya.
Selain itu, WCP juga menyebut tidak melakukan persiapan khusus bila pertandingan berakhir imbang dan harus dilanjutkan dengan tendangan adu penalti. “Kalau tadi ada pemain yang tadi berlatih penalti, itu hanya spontasitas pemain saja setelah mengetahui tidak ada babak perpanjangan waktu jika laga 90 menit berakhir seri. Namun saya senang karena mereka punya tanggung jawab yang kuat, saat di Bali kemarin sebenarnya hal ini sudah kami bicarakan bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, WCP juga meminta panpel untuk mengantisipasi kondisi lapangan di stadion Manahan Solo yang dinilainya cukup rawan. “Akan ada 4 pertandingan yang dimainkan dalam 2 hari, untuk yang kedua tentu akan cukup riskan jika nanti Solo diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Tapi saya percaya panpel sudah mempersiapkan semuanya,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait