PALEMBANG — Upaya pemerintah provinsi Sumsel untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terus dikebut. Salah satunya dengan mengoptimalkan pelayanan pajak kendaraan bermotor.

Plt Sekretaris Daerah provinsi Sumsel, Joko Imam Sentosa menargetkan pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor di Sumsel bisa mencapai 100 persen, karena pada tahun sebelumnya pendapatan pajak hanya 50 persen atau 1 triliun lebih.

“Jadi akan kita lakukan upaya-upaya peningkatan untuk pelayanan masyarakat dengan melaunching pelayanan samsat online keliling, tadi sudah dicontohkan tidak sampai 3 menit yang melengkapi syarat-syarat ada STNK serta ada KTP langsung aja bayar,” kata Joko, Rabu (05/04).

Joko berharap, melalui pelanyanan tersebut 21 UPTD di 17 kabupaten/kota dapar meningkatkan pelayanan sehingga pendapatan  juga bertambah. Apalagi pemprov Sumsel tengah masif melakukan pembangunan infrastruktur.

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah provinsi Sumsel, Marwan Fansyuri mengatakan, selain melaunching program samsat online keliling juga diluncurkan program Samsat Corner yang berlokasi di Mall PTC, PIM, PS dan OPI Mall.

“Kita juga melauching 21 kendaraan roda dua untuk penagihan pajak baik door to door maupun pajak kendaraan alat berat, pajak air permukaan yang akan kita laksanakan. Program ini kita harapkan bisa memudahkan wajib pajak untuk bertransaksi,” tukasnya. (juniara)

Artikel Terkait