Di usianya yang menginjak 11 tahun, sebuah harapan dilontarkan manajemen Sriwijaya FC untuk para suporter setianya. Keinginan tersebut adalah agar para suporter laskar wong kito dapat lebih rukun dan tidak ada keributan sesama pendukung SFC tersebut.

“SFC dalam 11 tahun sudah menjelma menjadi klub besar, koleksi gelar juara kita sudah sangat komplit. Namun tetap ada sebuah yang kurang, karena kita ingin para suporter juga dapat lebih besar dan bersatu padu serta  bahu membahu bersama-sama dalam mendukung tim,” ujar sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid usai acara peringatan ultah SFC, Jumat (23/10) sore.

Menurutnya, segala upaya sudah dilakukan manajemen untuk mendukung langkah tersebut. “SFC juga tidak bisa dilepaskan dari suporternya, karena itu saat partai final kemarin kita sangat all out membantu mereka yang berniat mendukung langsung di GBK, meski sempat ada masalah karena kesulitan mendapatkan bus, namun kami tetap mendampingi sampai semuanya bisa berangkat ke Jakarta,” ungkapnya.

Meski diwarnai beberapa kejadian, namun dirinya berterima kasih kepada para suporter atas dukungan yang sudah diberikan selama ini. “Sebagai contoh, acara syukuran ini merupakan spontanitas dari Singa Mania yang datang membawa kue sendiri. Kedepan kami harapkan agar semuanya dapat damai saat mendukung SFC kembali,” tambahnya.

Sementara itu, ketua umum Singa Mania Ariyadi Eko Neori mengaku pihaknya sengaja datang ke sekretariat SFC untuk merayakan ultah bersama jajaran manajemen PT SOM. “Dua tahun lalu kami merayakannya di mess bareng pemain dan pelatih, musim lalu karena senior sudah libur maka kami memperingatinya dengan skuad SFC U21 di Wisma Atlet, kini karena mayoritas pemain tidak ada di Palembang, maka kami putuskan untuk ke sekret SFC guna tiup lilin dengan jajaran PT SOM,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dugong panggilan akrabnya juga mengungkapkan sebuah harapan bagi SFC. “Kami berharap, manajemen SFC dapat mendengar suara kami agar di musim depan warna hijau dapat dimasukkan ke jersey SFC. Entah hanya sebuah warna pendukung atau untuk jersey kedua saat away, karena bagaimanapun hijau pernah menjadi bagian di awal berdirinya SFC. Kami sadar tidak mungkin atau perlu proses untuk jadi warna pertama, namun setidaknya di jersey ketiga sekalipun tidak apa-apa,” harapnya.