PALEMBANG — Manajemen Sriwijaya FC melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terulangnya insiden tiket palsu yang beredar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring seperti yang terjadi saat menjamu PS TNI, Sabtu (6/8) lalu. Para calo yang sebelumnya leluasa berjualan tiket di stadion GSJ kini dipastikan tidak ada lagi dan diganti dengan petugas resmi dari manajemen SFC.

“Kami akan menggunakan para Sales Promotion Girl (SPG) yang dilengkapi dengan tanda pengenal resmi untuk membantu penjualan tiket saat laga SFC melawan Arema Cronus, Minggu (14/8) malam nanti,” ujar Idham, panpel SFC bidang tiketing saat dikonfirmasi Kamis (11/8) siang.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk membantu para pecinta SFC agar lebih mudah dalam mendapatkan tiket di partai yang diprediksi akan dibanjiri ribuan penggemar tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. “Yang jelas kita tetap membuka 4 loket/tiket box di stadion GSJ, namun nanti akan dibantu oleh para SPG tersebut yang ditempatkan di seluruh tribun,” tambahnya.

Pihaknya pun menghimbau agar masyarakat untuk dapat membeli tiket di tempat-tempat yang sudah diumumkan sebelumnya. “Sebelum hari pertandingan, tiket bisa dipesan di sekretariat SFC di kawasan PS Mall dan ditukarkan pada saat hari pertandingan. Selain itu jangan tergiur tiket murah dari oknum yang tidak bertanggung jawab, jika ada hal yang mencurigakan maka cepat laporkan kepada panpel,” tegasnya.

Terkait perkembangan tiket palsu saat laga melawan PS TNI lalu, pihaknya mengaku saat ini otak dibalik sindikat ini sudah diketahui dan terus diburu keberadaannya. “Oknum yang bernama T ini berdasarkan pengakuan para calo merupakan otaknya dan yang menjual tiket palsu tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, manajemen SFC juga membuat himbauan terkait hal ini dan mengajak seluruh suporter serta pecinta laskar wong kito untuk membeli tiket resmi. “Tiket merupakan salah satu pemasukan untuk tim, dengan membeli artinya sudah mendukung perjuangan SFC. Namun harus teliti dan jangan sampai keliru,” ungkap Nirmala Dewi, Direktur Marketing dan Promosi PT SOM. Pihaknya sendiri sudah membuat video pendek yang berisi mengenai ajakan dan edukasi terhadap penonton terkait tiket palsu ini. (dedi)

RelatedPost