Pelatih Sriwijaya FC, Beny Dollo akhirnya menunjuk Firman Utina sebagai kapten pertama laskar wong kito. Selain karena termasuk pemain paling senior di dalam tim, pengalaman serta jiwa kepemimpinan Firman Utina menjadi alasan Bendol memilih eks pemain Persita Tangerang tersebut sebagai kapten tim.

“Firman punya kemampuan untuk mengemban tugas tersebut, karena selain mampu menjadi pemimpin di lapangan, seorang kapten juga harus menjembatani komunikasi antara pemain, baik dengan pelatih atau manajemen di luar lapangan,” jelas Bendol saat dihubungi Jumat (4/2) sore.

Dirinya pun menampik bahwa penunjukan Firman Utina ini dikarenakan kedekatan dirinya selama ini. “Memang saya sudah sering bekerjasama dengan Firman, namun itu bukan alasan utama. Di dalam tim ini figur yang dapat dijadikan panutan, apalagi banyak pemain muda SFC yang menjadikan pemain senior sebagai contoh, baik saat berlatih maupun di luar lapangan,” jelasnya.

Sebagai wakil kapten, Bendol sendiri juga telah mempunyai pilihan yakni Asri Akbar. Pemain asal Makassar ini dinilai Bendol juga punya jiwa kepemimpinan di lapangan dan mampu menggantikan peran Firman Utina bila berhalangan turun ke lapangan.

“Asri juga sudah cukup lama bermain untuk SFC dan sudah pernah ditunjuk sebagai kapten sebelumnya. Dan dalam pandangan saya, dia bisa mengomandoi rekan-rekannya nanti saat di lapangan,” ungkap eks pelatih timnas ini.

Sementara untuk kapten ketiga, Bendol mengaku belum menentukan pilihan, walau menurutnya banyak pemain SFC yang juga layak menempati posisi tersebut. Sebelumnya saat di laga terakhir turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu, sosok Wildansyah ditunjuk sebagai kapten dan hasilnya menurut Bendol juga tidak mengecewakan.

Kemudian ada juga Ahmad Jufrianto yang sewaktu di SFC juga pernah mengemban tugas sebagai kapten, lalu Amirul Mukminin pernah menjabat peran serupa di Barito Putera. Kemudian terakhir Yu Hyun Koo di klub terakhirnya yakni Semen Padang juga beberapa kali ditunjuk sebagai kapten tim.

Artikel Terkait