Suasana berbeda terlihat dalam 3 sesi latihan Sriwijaya FC belakangan ini. Pelatih kepala Beny Dollo menerapkan sesi latihan bagi Titus Bonai dkk lebih lama dari biasanya. Jika selama ini sesi latihan hanya berlangsung sekitar 60 – 90 menit, dalam 3 sesi latihan terakhir jadwal tersebut ditambah durasinya.

Menurut Bendol, penambahan durasi latihan tersebut memang disengaja olehnya untuk meningkatkan performa seluruh pemain. “Berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih terhadap performa tim dalam 3 laga yang sudah dimainkan sejauh ini, pemain mengalami penurunan fisik menjelang 20 menit terakhir, karena itu sesi latihan sengaja kita buat untuk memperbaiki kekurangan tersebut,” ungkap eks pelatih timnas tersebut.

Menurunnya fisik pemain di babak kedua diakuinya menjadi salah satu penyebab belum stabilnya permainan laskar wong kito selama ini. “Jika fisik mereka sudah tidak ada masalah, maka kita tidak akan memperoleh hasil imbang kemarin. Dalam pandangan saya, hasil yang mereka peroleh di 3 pertandingan sebelumnya lebih banyak dihasilkan oleh kualitas individu pemain yang memang sedikit lebih baik ketimbang lawannya,” bebernya.

Karena hal tersebut, dalam sesi latihan SFC, Bendol sengaja menurunkan tempo di 30 menit terakhir. “Setelah 1 jam, kita buat program endurance dan di 30 menit terakhir kita kembali mainkan dalam tempo yang tinggi sesuai dengan kelemahan mereka selama ini. Sejauh ini progressnya cukup baik,” tambahnya.

Dalam 3 sesi latihan terakhir, Bendol sendiri hanya menggelar latihan di pagi hari. “Kita juga tidak bisa memforsir mereka karena kompetisi sudah berjalan, yang terpenting adalah bagaimana pemain mampu memperbaiki kelemahan selama ini. Walau saat ini liga masih diliburkan, namun kami harus terus bersiap sebaik mungkin,” pungkasnya.

Salah satu pemain SFC, Asri Akbar mengaku tidak mempermasalahkan penambahan durasi latihan belakangan ini. “Sebagai pemain profesional, kami tidak boleh mengeluh dan fokus dalam berlatih. Pelatih lebih mengerti kekurangan di dalam tim, meski ada penambahan durasi namun tidak terlalu masalah karena programnya juga cukup bervariasi. Untuk kepentingan tim, apapun siap kami lakukan,” ujarnya singkat.

Artikel Terkait