Sempat kehilangan posisi inti karena cedera saat kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 lalu, perlahan Syakir Sulaiman kembali menemukan performa terbaiknya dan merebut lagi satu posisi di starting eleven laskar wong kito pada Piala Presiden 2015. Bahkan 1 gol mampu dilesakkan pemain asal Aceh ini melawan PSGC Ciamis (1/9) serta menjadi kreator gol Patrich Wanggai saat membungkam Persela Lamongan (9/9) di laga terakhir grup B Piala Presiden 2015.

Pelatih SFC, Beny Dollo pun mengakui kerja keras Syakir Sulaiman dan mengapresasi apa yang sudah ditunjukkan pemain timnas U23 ini di 3 laga putaran grup B kemarin. “Boleh dibilang Syakir adalah salah satu gelandang kreatif dengan kemampuan yang komplet di tanah air, belakangan ini dia memang bekerja keras untuk merebut posisi inti di daam tim dan hasilnya pun sangat positif. Namun dia tidak boleh cepat puas dan terus meningkatkan standar penampilannya, baik sewaktu latihan maupun pertandingan,” ungkap Bendol.

Jika terus mampu mempertahankan penampilannya, Bendol pun optimis Syakir kedepan akan mampu merebut 1 posisi di timnas senior Indonesia. “Belakangan ini, kerjasama dan pemahamannya dengan Patrich Wanggai pun semakin meningkat. Mereka sudah berani melakukan sentuhan 1-2 dan pergerakannya juga berperan membongkar pertahanan lawan,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Syakir sendiri bertekad terus memberikan kontribusi positif untuk tim dan meraih hasil maksimal di Piala Presiden 2015. “Secara umum kami terus meningkat permainannya, saya sendiri senang bisa membantu tim meraih kemenangan saat putaran grup kemarin dan semoga berlanjut saat melawan Persebaya nanti,” ujar Syakir.

Dirinya pun mengaku bermain di belakang striker memang merupakan posisi idealnya selama ini. “Tapi dulu saya pun pernah bermain sebagai winger, gelandang bertahan dan second striker. Yang jelas dimanapun ditempatkan kita harus siap karena pelatih yang lebih tahu kebutuhan tim,” tambahnya.