PALEMBANG — Manajemen Sriwijaya FC terus memompa semangat bertanding punggawa laskar wong kito jelang laga melawan Perseru Serui, Rabu (27/7) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Pasalnya, untuk pertama kalinya di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) musim ini SFC harus menerima pil pahit 2 laga tanpa hasil positif.

Setelah dikalahkan Semen Padang (15/7), SFC secara mengejutkan ditahan imbang Persela Lamongan, Kamis (21/7) lalu. Hasil imbang tersebut terasa sangat menyakitkan, mengingat sang lawan berada di dasar klasemen sementara dan di laga tersebut pun Supardi Nasir ddk sempat unggul 2-0 terlebih dulu.

Setelah memanggil tim pelatih sehari usai pertandingan, manajemen SFC pun mengumpulkan seluruh pemain dan berdiskusi usai sesi latihan Sabtu (23/7) sore di stadion GSJ. Dalam pertemuan tersebut, pelatih SFC Widodo C Putro menegaskan bahwa hasil buruk di 2 laga terakhir harus segera diakhiri dan partai melawan Perseru Serui (27/7) wajib dimenangkan.

Dirinya pun tidak menampik bahwa jajaran manajemen memberikan peringatan keras terhadap tim yang bermain kurang greget dan harus kehilangan poin penuh yang sudah di depan mata saat melawan Persela Lamongan. “Itu wajar dan semua menyadari hal tersebut. Namun kami sepakat tidak melihat lagi ke belakang dan apa yang disampaikan manajemen menjadi pelecut semangat agar lebih baik lagi kedepannya,” ungkap eks asisten pelatih timnas ini.

WCP pun menampik bila hasil buruk ini dikarenakan suasana tim kurang kondusif pasca mundurnya salah satu pemain yakni Achmad Hisyam Tolle. “Kita kalah karena membuat kesalahan yang mampu dimanfaatkan oleh tim lawan, soal pemain yang mundur saya tegaskan bahwa SFC hanya perlu mereka yang hatinya 100 persen di tim ini, jika ada pemain yang setengah hati maka untuk apa dipertahankan.” Tegasnya.

Sementara itu, legiun asing SFC Yu Hyun Koo menyambut baik langkah yang diambil manajemen ini. “Sebagai pemain, tentu saya malu dengan hasil imbang kemarin melawan Persela karena seharusnya kita bisa menang. Pertemuan yang digelar manajemen ini sangat baik karena kami dapat berdiskusi mengenai apa yang terjadi, mungkin benar ada penurunan tapi yang terpenting bagaimana kita cepat bangkit,” ujarnya singkat. (dedi)

RelatedPost