PALEMBANG — Sebagai kegiatan pendukung di sekolah menengah pertama negeri 3 (SMPN 3) , Spenta Archery Club Palembang cukup digandrungi. Ekstrakulikuler di bawah asuhan langsung persaruan panahan Indonesia (Perpani) Sumsel dan Palembang ini didirikan sejak Desember 2015 lalu.

Pelatih Panahan Klub, Nuris menjelaskan walupun belum genap satu tahun  Spenta Archery Club akan mengikuti PON Remaja II di Semarang Jawa tengah. ” Tidak ada seleksi, kita mendapat Kouta dari perpani, karena kita satu-satunya klub panahan di Palembang,” jelasnya, Senin ( 01/8)

Untuk meningkatkan kemampuan para anggota, menurut Nuris setiap hari Minggu diadakan latihan rutin setiap satu pekan sekali, untuk siswa baru akan dilatih teknik dasar sedangkan yang akan mengikuti kejuaraan kita tingkatkan kemampuan dengan latihan beban. “Posisi badan, cara memegang handle, cara menarik dan melepas panah, ditambah lagi latihan beban, itu porsi latihan kami,” jelasnya.

Ditargetkan kedepannya, 27 siswa yang latihan panahan di Spenta Archery Club mampu mengikuti ajang pekan olahraga rprovinsi , PON dan bahkan hingga ketingkat Internasional. Diantaranya, satu anak didiknya, Dul yang  akan mengikuti PON Remaja olaraga panahan dan berharap dapat menjadi atlet tinggkat nasional.

Terpisah, salah satu wali murid yang ikut latihan Panahan di Spenta Archery Club, Masyariil menyambut positif dengan hadir Spenta Archery Club di SMP  3 Palembang. “Ekskul panahan menjadi pilihan lain siswa diantara ekskul lain, dan ini langkah positif SMP 3,” ujarnya.

Sebagai orang tua murid, Masyaril mengharapkan agar ekskul panahan sdi sekolah-sekolah di palembang berkembang. “Yang saya tahu di palembang untuk tingkat SMP hanya di sini, coba kalu di palembang setiap sekolah ada ekskul panahan, bukan tidak mungkit sumsel akan menjadi lumbung atlit panahan,” pungkasnya. (juniara)

RelatedPost