Manajemen Sriwijaya FC terus mempersiapkan diri menyiapkan laga eksebisi melawan Starbol Indonesia, Sabtu (27/6) mendatang yang dimaksudkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun klub yang ke-10 tahun. Namun hingga saat ini, izin pertandingan tersebut secara resmi belum dikeluarkan oleh Polresta Palembang.

“Pada 12 Juni lalu kita memang sudah menerima secara resmi kunjungan dari manajemen SFC ke Polresta, sekaligus bersilaturahmi dengan Kapolresta Palembang yang baru Kombes Pol Tjahyono Prawoto. Intinya kita siap mengamankan laga tersebut seperti pelaksanaan pertandingan sebelumnya,” ujar Kapolresta Palembang melalui Kasat Intelkam Polresta, Kompol Budi Santoso, Selasa (16/6) sore.

Namun dirinya sendiri menyatakan bahwa untuk penyelenggaraan pertandingan tersebut, pihak kepolisian tetap membutuhkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). “Kami hanya melaksanakan aturan, dan sesuai arahan sebelumnya maka diperlukan rekomendasi tersebut agar pertandingan dapat diselenggarakan,” jelasnya.

Sementara itu, sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid mengatakan bahwa pihaknya telah mengurus semua perizinan yang diperlukan. “Surat permohonan izin sudah kita tembuskan ke Polresta Palembang dan Polda Sumbagsel, sejauh ini tidak ada masalah, tinggal 1 hal lagi yang masih kita tunggu. Namun intinya, semuanya sedang dalam proses dan kita optimis laga tersebut dapat terselenggara karena kita punya pengalaman baik di level nasional maupun internasional, selain itu kegiatan ini murni dilakukan oleh SFC,” ungkapnya saat dihubungi Selasa (16/6).

Perwakilan supporter SFC, Arie Firdaus mengaku prihatin jika laga ini nantinya akan gagal diselenggarakan karena terganjal rekomendasi BOPI. “Semua orang sudah merindukan sepakbola, apalagi sekarang sanksi FIFA sudah turun. Saatnya semua pihak baik Menpora atau PSSI mengedepankan islah untuk perbaikan. Lagipula jika Palembang tidak mendapatkan izin rasanya cukup aneh, karena di Malang ada eksebisi antara Arema melawan Bali United, kemudian di Jawa Tengah ada turnamen Piala Polda Jateng, semuanya bisa berlangsung, semestinya laga eksebisi SFC melawan Starbol Indonesia juga dapat dimainkan,” ungkap anggota SFC Kaskus ini.

Dirinya pun mengaku sangat heran dengan perseteruan antara Manpora dan PSSI yang hingga saat ini belum menunjukkan akan cair. “Dalam rapat bersama DPR, pihak Menpora sudah menyatakan siap bertemu dengan PSSI, tentunya kita senang mendengar wacana tersebut, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya. Selain itu, ada proses peradilan di PTUN yang mengeluarkan putusan, tapi entah kenapa seperti tidak ada pengaruhnya sama sekali. Kami percaya bahwa konflik ini hanya akan berakhir jika kedua pihak mau duduk bersama, sudah saatnya bukan bicara menang-kalah, namun kepentingan sepakbola nasional yang harus dipikirkan,” harapnya.

Artikel Terkait