PALEMBANG — 71 Tahun sudah Indonesia merdeka, semangat berjuang dan menanamkan nilai bela negara dalam setiap warga negara terus berkembang. Salah satu wujud bela negara dapat diterapkan dalam profesi yang digeluti masing-masing masyarakat.

Robby Budi Puruhita , Anggota DPRD Sumsel Komisi III, Rabu (10/8) mengatakan, kebanggaan menjadi warga Indonesia dan menjadi entitas bagi negara yang begitu besar adalah bentuk bela negara.

“Berbangsa Indonesia itu bisa besar juga bisa kecil, tergantung kita yang bisa mengolah dan jika dimaniesfestasikan dengan baik maka dapat diwujudkan menjadi negara besar tetapi jika kita tidak dapat mengelola dengan baik maka rentan dengan perpecahan dan menjadi bangsa yang kecil,” ungkapnya.

Menurutnya, perlu satu presepsi dan pemahaman bersama bahwa untuk menanamkan sikap bela negara dibutuhkan perekat yang harus dibangun sedini mungkin. “Ancaman pada abad 21 ini rentan sekali, salah satunya bisa dari teknologi. Jadi kita harus hati-hati dalam pengaplikasian kecanggihan teknologi, Contohnya broadcast di media sosial harus kita kroscek lagi kebenarannya baru kita broadcast kembali, itu juga termasuk bela negara,” katanya.

Ditambahkan Robby, Bela negara bukan hanya tugas negara, tetapi juga merupakan tugas seluruh komponen bangsa, seperti organisasi masyarakat, agamawan dan pihak lainnya. “Segala potensi nasional harus kita kuatkan untuk memperkuat pertahanan negara dan dapat menerima perbedaan karena perbedaan adalah sumber kekayaan,” jelasnya.

“Saat ini kita sudah terlalu liberal, sikap gontong royong semakin memudar, ini merupakan ancaman bagi kita namun sebagai bangsa yang terbuka menerima perubahan jadi harus menyikapi dengan baik dan mengambil peran bela negara sesuai bidang masing-masing,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost