Sempat vakum beberapa waktu dari dunia sepakbola, sosok Bariyadi akhirnya kembali turun gunung. Tokoh yang berperan besar saat membawa Sriwijaya FC merebut double winner di musim 2007/2008 ini disebut akan menjadi manajer tim PON Sumsel yang baru saja merebut medali emas Porwil IX Sumatera akhir bulan lalu sekaligus lolos kualifikasi PON 2016.

Hal tersebut disampaikan sekretaris jenderal Asprov PSSI Sumsel Augie Bunyamin, Minggu (27/12) sore di Palembang. Menurutnya, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan eks manajer laskar wong kito tersebut dan Bariyadi sangat berminat menukangi skuad muda Sumsel tersebut.

“Jadi kedepan, skuad muda yang sekarang tergabung di tim PON Sumsel akan terus kita kumpulkan dan mereka direncanakan mengikuti turnamen-turnamen di Indonesia,” jelas Augie. Tidak hanya sekedar berpartisipasi di level turnamen, tim PON Sumsel tersebut juga akan diikutkan di Liga Nusantara Asprov PSSI Sumsel.

“Manajernya nanti adalah pak Bariyadi, kemungkinan mereka akan dibuatkan klubnya untuk keperluan mengikuti even-even tersebut, dengan harapan bisa menambah pengalaman serta persiapan menuju PON 2016 nanti,” tambahnya.

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki tim PON Sumsel merupakan salah satu alasan mengapa Bariyadi menawarkan diri menjadi manajer tim kedepannya. Bahkan sebelumnya, salah satu walikota kabupaten-kota di Jawa Timur sudah sempat menawarkan diri untuk membajak seluruh punggawa laskar wong kito mudo.

“Para pemain PON Sumsel tentu tidak boleh terlena dengan pencapaian sebelumnya, hasil komunikasi dengan Bariyadi akhirnya disepakati bahwa akan dibentuk sebuah klub nantinya, tidak menutup kemungkinan mereka akan terus disatukan dan mengikuti kompetisi resmi atau turnamen-turnamen yang belakangan marak digelar,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Cak Mahmud yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim Pra PON Sumsel hingga Porwil IX Sumatera lalu. “Tim Pra PON Sumsel mencatat sejarah untuk pertama kalinya lolos ke PON dan merebut medali emas Porwil, tidak hanya itu di masa uji coba kita pun mampu mengalahkan tim kuat seperti Jatim dan Papua, itu semua juga berkat bantuan besar Cak Mahmud,” pungkasnya.

Asprov PSSI Sumsel sendiri akan menggelar Kongres tahunan di Palembang, 28-29 Desember dengan agenda penetapan exco serta pembahasan program kerja dan pemilihan ketua umum.