PALEMBANG — Meski posisi di klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 terpaut cukup jauh, namun pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mengaku tidak akan menganggap enteng Barito Putera, lawan yang akan dijamu laskar wong kito, Senin (28/11) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Saat ini, SFC sendiri memang masih berada di peringkat 6 klasemen sementara TSC 2016, sementara skuad Laskar Antasari masih terjerembab di dasar kklasemen.

“Jangan hanya melihat klasemen saat ini, karena dalam pandangan saya Barito Putera tetap tim bagus yang diisi oleh banyak pemain pengalaman. Namun seluruh pemain sudah bertekad untuk meneruskan tren posisif belakangan ini, kembali bermain di kandang tentu membuat kami harus bisa mengamankan poin penuh nantinya,” ungkapnya saat sesi pre post match, Minggu (27/11) siang.

Menurutnya, usai pulang dari 2 lawatan away terakhir, pihakny aterus mematangkan strategi guna memenangkan pertandingan melawan Barito Putera. “Terutama memperkuat set piece, baik saat bertahan maupun menyerang. Jika bisa mencetak gol sejak menit awal akan sangat baik, namun yang terpenting adalah fokus selama 90 menit nantinya,” jelas eks asisten pelatih timnas ini.

Selain itu, WCP juga menyebut bahwa faktor komunikasi di lapangan akan sangat berpengaruh nantinya. “Di sisa 5 laga ini, kami berharap bisa meneruskan hasil positif belakangan ini. komunikasi harus terus kami tingkat, namun kami juga harus memperhatikan faktor kebugaran. Bisa saja fokus atau konsentrasi hilang di menit-menit akhir karena hal itu,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Barito Putera Yunan Helmi mengaku anak asuhnya tidak gentar menghadapi SFC di Palembang. “Laga melawan SFC akan sangat menarik, meski berbeda jauh namun anak-anak sudah mengatakan tetap dalam spirit tinggi dan motivasi kami sangat besar untuk segera keluar dari dasar klasemen,” ungkapnya.

Diakuinya, buruknya performa di awal kompetisi sangat mempengaruhi mental bermain anak asuhnya. “Di putaran kedua, semuanya sudah membaik dan performa tim terus meningkat. Memang tidak mudah mencuri poin di kandang SFC yang punya materi pemain lebih komplit. Pengalaman saat bermain imbang 1-1 di Banjarmasin di putaran pertama akan menjadi pengalaman berharga,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Yunan juga mengkritik penjadwalan di kompetisi TSC 2016 yang diakuinya sangat merugikan pihaknya. “Kami harus bertanding di Palembang, Senin (28/11) dan awalnya sudah harus bertanding kembali melawan PBFC di kandang Rabu (30/11). Setelah kami protes karena sangat berdekatan akhirnya diundur menjadi tanggal 1 Desember, namun tanggal 3 hari kemudian sudah harus main lagi melawan Persib, jadi 3 game dalam seminggu itu cukup berat dan semoga tidak terulang lagi kedepannya,” pungkasnya. (dedi)

SFC (4-2-3-1) : Yogi Triana, Supardi Nasir, Ngurah Nanak, Mauricio Leal, Wildansyah, Achmad Jufrianto, Hapit Ibrahim, Firman Utina, M Ridwan, Hilton Moreira, Beto Goncalves

Cadangan : Try Hamdani, Zalnando, Manda Cingi, Anis Nabar, TA Mushafry, Airlangga Sucipto, Rizky Dwi Ramadhana

Barito Putera (4-2-3-1) : Imam A, Ambrizal, M Roby, Thierry Gauthessi, Faturahman, Lim Jun Sik, Amirul Mukminin, Paolo Sitanggang, Adam Alis, Agi Pratama, Yongki Ariwibowo

Cadangan : Muhammad R, Wirabuana, Faisal F, Dedy Hartono, Ichsan P, Nazar N

RelatedPost