PALEMBANG — Selama ini kelihatannya banyak investor yang berminat menanamkan modalnya untuk berbagai proyek dan pembangunan di Sumsel, khususnya untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api (TAA).

Namun ternyata, gembar-gembor minat investor ini ditepis Kepala Badan Penanaman Modal, Ruslan Bahri. Menurutnya, untuk proyek TAA masih mencari investor yang benar-benar serius berinvestasi.

“Untuk proyek TAA sendiri sudah pernah dilirik investor yang juga mengembangkan kawasan Dubai Port. Tapi belakangan, tenyata mereka masih pikir-pikir. Beberapa investor asing lainnya juga demikian,” ungkapnya, Kamis malam (30/9).

Untuk saat ini, lanjut Ruslan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berusaha mencari investor yan serius berminat mengembangkan KEK TAA.

Meski banyak investor asing keluar masuk Sumsel yang melirik dan melakukan penjajakan, namun Pemprov Sumsel juga menurutnya selektif dalam memilih calon investor. Karena meski dibutuhkan, calon investor juga harus sesuai kriteria.

“Yang jelas dia serius, mampu membawa investor lain untuk berinvestasi di Sumsel dan dia mampu menawarkan sesuatu yang menarik untuk pembangunan di Sumsel,” tegasnya.

“Tapi ingat, walaupun kita masih cari investor, proyek KEK TAA saat ini sudah dimulai pengerjaannya,” tegasnya lagi. (juniara)

Artikel Terkait