Laskarwongkito.com-Laga seru terjadi di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (16/9) malam saat tuan rumah Sriwijaya FC menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Sempat tertinggal 2 kali, laskar wong kito akhirnya mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang 3-3.
Dengan tambahan 1 poin ini, SFC hanya mampu naik 1 peringkat dan menempati peringkat 11 klasemen sementara. Pelatih SFC, Subangkit meminta maaf atas hasil imbang ini dan menyebut anak asuhnya sempat kehilangan fokus di babak pertama.
“Saya tidak ingin menyalahkan pemain, namun memang ada 2 gol Persebaya yang lahir dari kesalahan sendiri sehingga cukup membuat drop,” ujarnya usai pertandingan.
Namun pelatih asal Pasuruan ini menyebut di babak kedua perubahan taktik yang dibuatnya mampu membangkitkan permainan SFC. “Kami sadar pemain Persebaya punya kecepatan, sehingga memang harus disesuaikan gaya bermainnya. Karena itu saya putuskan menarik Goran dan menggeser Marco ke tengah serta memasukkan Jeki yang lebih segar di posisi bek kanan,” bebernya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Djajang Nurjaman mengaku sangat bersyukur bisa mencuri poin di Palembang. “Seharusnya kami bisa menang, namun saya akui SFC sangat bermain luar biasa dan lebih baik dari sebelumnya. Mungkin karena pengaruh kembalinya ke Jakabaring,” ujarnya usai pertandingan.
Dirinya pun menyebut di babak kedua anak asuhnya banyak mendapat tekanan dari pemain SFC sehingga kemenangan yang sudah di depan mata harus melayang. “Tidak ada pikiran menganggap enteng atau sudah yakin menang, namun tekanan mereka memang luar biasa. Saya pikir Esteban Viscarra adalah pemain SFC yang paling banyak memberi masalah untuk kami, dia terus bergerak ke segala sisi lapangan. Selain itu apa yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa trio Beto, Viscarra dan Dzalilov sangat berbahaya akhirnya terbukti, mereka masing-masing bikin 1 gol ke gawang kami,” bebernya.
Selain itu, Djanur juga mengatakan bahwa di laga ini dirinya memang mendapat masalah setelah Otavio Dutra mendadak tidak bisa dimainkan sebelum pertandingan. “Begitu juga Robertino, memang dokter tidak merekomendasikan namun saya memaksa agar minimal bisa dimainkan sebabak, absennya Dutra membuat OK Jhon yang awalnya mau dipasang di tengah ditarik lagi ke belakang,” jelasnya.
Seusai laga ini, SFC akan melakoni laga away ke kandang PSM Makassar, Minggu (23/9) mendatang. (nto)

Artikel Terkait