PALEMBANG — Misi kebangkitan diusung Sriwijaya FC saat menjamu PS TNI, Jumat (14/7) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Kemenangan menjadi target mati yang tidak bisa ditawar oleh skuad laskar wong kito guna memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017.

Saat ini, Alberto Goncalves dkk sendiri masih terbenam di peringkat 15 klasemen sementara dengan poin 14 dan hanya terpaut 1 strip dari zona merah yakni batas degradasi. Caretaker tim SFC, Hartono Ruslan mengaku pihaknya sangat serius mempersiapkan diri jelang laga ini. “Melawan PS TNI kuncinya adalah mental, mereka tidak boleh takut atau minder dengan gaya permainan kerasnya. Ciri khas yang sangat menonjol dari mereka yakni speed and power serta daya juangnya, kami harus bisa meladeni di lapangan nanti,” ungkapnya saat sesi pre post match Kamis (13/7) sore.

Menurutnya, selain mental yang kuat pihaknya juga meminta anak asuhnya untuk lebih fokus selama 90 menit nantinya. “Soal permainan keras yang berujung kasar, itu tidak boleh menjadi pikiran mereka. Jika itu terjadi maka ada wasit yang memimpin pertandingan, jadi fokus saja ke permainan,” pesannya.

Ichsan Kurniawan, pemain tengah SFC sendiri berharap di laga ini seluruh suporter dapat kembali mendukung rekan-rekannya yang akan bertanding nanti. “Seluruh pemain dan pelatih selalu memberikan yang terbaik di setiap laga, oleh karena itu kami sangat yakin suporter nanti akan kembali memenuhi tribun dan aksi boikot di laga kandang terakhir tidak akan terulang. Kami semua butuh dukungan mereka,” harapnya.

Sementara itu, pelatih PS TNI Ivan Kolev menyebut padatnya jadwal pertandingan membuat dirinya lebih memilih memulihkan kondisi fisik anak asuhnya di laga ini. “Kami baru saja melawan Bali United, Senin (11/7) lalu dan hanya mendapat 2 hari untuk recovery. Tentu hal ini bukan sebuah persiapan ideal untuk menghadapi sebuah pertandingan,” ujar pelatih asal Bulgaria ini.

Diakuinya, meski akan menghadapi tim yang pernah diasuhnya, namun dirinya tidak terlalu memikirkan kekuatan skuad kebanggaan Sumatera Selatan ini. “Saya hanya fokus ke tim saja, kembali ke Palembang tentu senang namun ini profesi saya, tentu sekarang di pikiran saya bagaimana PS TNI bermain baik. Yang jelas SFC lawan yang tidak bisa dianggap remeh, saya tahu mereka tim yang sangat serius di setiap musimnya dan manajemennya selalu punya target tinggi,” ujar Kolev yang membesut SFC di musim 2010 – 2011 lalu. (dedi)

Perkiraan susunan pemain

SFC (4-2-3-1) : Teja Paku Alam, Marco Meraudje,Yanto Basna, Bobby Satria, Zalnando, Ibrahim, Ichsan Kurniawan, Tijani Belaid, Rizky Dwi Ramadhana, Hilton Moreira, Alberto Goncalves

Cadangan : Sandy Firmansyah, Gilang Ginarsa, Indra Permana, Rahmad Hidayat, Airlangga Sucipto, Nur Iskandar, Manda Cingi

PS TNI (4-3-3) : Dhika Bhayangkara, Ganjar Mukti, Facundo Talin, Hong Soon Hak, Abdul Lestaluhu, Manahati Lestusen, Guntur Triaji, Agil Munawar, Erwin Ramdani, Leonel Nunes, Ellio Martins

Cadangan : Teguh Amiruddin, M Kasim Slamat, Safrial Irfandi, Ahmad Nufiandani, Guntur, Sansan Fauzi

RelatedPost