PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kini tengah merealisasikan sebuah masjid megah yang diberi nama Masjid Raya Sriwijaya. Masjid yang dibangun di kawasan Jakabaring tersebut telah dimulai pembangunannya.
Dalam rapat pembangunan Masjir Raya Sriwijaya, Senin (30/5), Ketua Pembina Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jimly Asshiddiqie mengajak semua pihak mendukung pembangunan masjid yang akan dibangun di atas lahan seluas 15 jektar tersebut.
“Tidak mungkin pembangunannya hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah, Semua kalangan harus bisa turut berperan aktif berkontribusi memberikan  dukungan dalam bentuk moral dan materil,” kata Jimly Asshiddiqie yang juga Ketua Umum ICMI.
Menurut Jimly Asshiddiqie nantinya Masjid Raya Sriwijaya akan menjadi fasilitas umum yang menjadi suatu kebanggaan di Sumsel, dan akan menjadi masjid terbesar di Kota Palembang setelah keberadaan masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mengingatkan, sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Palembang satu-satunya kota yang belum pernah membangun masjid besar. “Selama ini Palembang hanya merenovasi masjid peninggalan yakni Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin. Maka diwajibkannya seluruh pihak dapat turut andil dan menjadikan masjid tersebut menjadi masjid impian bersama,” pesannya.
Jimly mengungkapkan, Masjid Raya Sriwijaya pada 2017 sudah bisa melaksanakan salat Jumat pertama dan seterusnya pada 2018 diharapkan pembangunan masjid sudah bisa selesai dan tinggal pembangunan pendukung.
Sementara itu menurut Sekretaris Daerah Sumsel Mukti Sulaiman, kemajuan pembangunan masjid sudah 7,5 persen jalan. (tari)

Artikel Terkait