Gedung Blok C Wisma Atlet Jakabaring kini tampak lebih lenggang ketimbang biasanya. Skuad Sriwijaya FC yang biasanya menempati bangunan megah tersebut sudah memulai libur sejak Kamis (4/2) siang dan hampir seluruh skuad laskar wong kito kini pulang kampung.

Selain mengunjungi keluarga, pemain SFC ternyata juga punya beberapa agenda khusus di masa libur ini. Seperti Syaiful Indra Cahya yang mengaku kepulangannya ke Malang juga untuk melihat proses pembangunan rumahnya yang sudah dimulai setengah tahun yang lalu. “Kemarin pas dapat DP dari SFC langsung dialihkan untuk membangun rumah, saya sendiri memang bercita-cita untuk memberikan rumah itu nanti untuk ibu, orang yang paling berjasa dalam karier sepakbola saya,” jelas eks pemain timnas U23 ini.

Hal yang sama juga dilakukan bintang anyar SFC, Bayu Gatra di masa liburan kali. Pemain asal Jember ini pun bahkan meminta izin pulang lebih dulu pada Rabu (3/2) untuk menyelesaikan proses administrasi dengan pihak bank terkait pembangunan rumahnya. “Saya memang lagi nyicil bangun rumah, jadi perlu selesain administrasinya dengan pihak Bank. Ini juga sebagai bentuk investasi kedepannya,” ujar winger timnas ini.

Selain membangun rumah, Bayu sendiri mengatakan bahwa dirinya pun membantu keluarganya dengan cara membeli sawah. “Tapi bukan yang besar, semua masih kecil-kecilan. Yang penting nanti bisa memberikan pendapatan tambahan buat keluarga, apalagi di tengah kondisi sepakbola di tanah air yang belum normal, tentu kita harus bijak dalam mengatur keuangan,” tambahnya.

Sementara itu, pemain muda SFC Ichsan Kurniawan punya kesibukan berbeda di masa libur ini. Menurut eks timnas U19 ini, dirinya tidak dapat berleha-leha karena harus menyelesaikan setumpuk tugas dari kampusnya yakni Universitas Negeri Jogjakarta. “Kemarin kami semua (eks timnas U19) kumpul di Jogja untuk ujian dan saya sendiri masih kurang 3 SKS lagi untuk persiapan semester depan. Jadi di masa libur ini saya fokus menyelesaikan tugas tersebut,” ungkap pemain alumnus SFC U21 ini.

Diakuinya, di masa libur ini dirinya pun tengah giat mempelajari program editing video yang diakuinya cukup berat baginya. “Mungkin karena baru belajar dan belum terbiasa, tapi buat masa depan saya tidak akan mengeluh. Semoga saja nanti prestasi di SFC dapat berjalan dengan kemampuan akademik di kampus,” harapnya.

Artikel Terkait