PALEMBANG — Menyambut awal tahun 2017, pemerintah provinsi Sumatera Selatan (pemprov Sumsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BM Dan Tata Ruang) berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan kepada publik dengan memperbaiki infrastruktur di daerah Sumsel.

Komitmen ini ditunjukan dengan keseriusan pemerintah yang memastikan segera melakukan perbaikan jalan-jalan yang rusak yang mengganggu kenyamanan bagi para pengguna jalan selama ini.

Kepala Dinas PU Bina Marga Dan Tata Ruang Sumsel Syamsul Bahri, selasa (03/01) mengatakan hingga saat ini memang ada sebagian jalan-jalan yang ada Provinsi Sumatera Selatan yang masih belum diperbaiki pada tahun 2016 lalu, namun tidak banyak.

Menurutnya Syamsul, kondisi jalan di Sumsel secara umum sekitar 60 persen dalam kondisi layak dan baik, lalu sekitar 25 persen mengalami keruasakan sedang, dan sisanya masih mengalami kerusakan berat.

Adapun jalan yang mengalami kerusakan berat itu meliputi wilayah kabupaten OKU Timur, OKU Selatan serta diwilayah Kabupaten Pali serta di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA).

“ Ya 60 persen dalam kondisi layak dan baik, lalu sekitar 25 persen mengalami keruasakan sedang, dan sisanya mengalami kerusakan berat,, yang meliputi wilayah kabupaten OKU Timur, OKU Selatan serta di Kabupaten Pali dan Kabupaten MUBA,” Urainya.

Dijelaskannya, untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut upaya yang dilakukan adalah mepercepat proses tender, selain itu keterlambatan perbaikan juga karena ada perubahan Numenlatur yang berdampak pula terhadap perubahan nama Dinas PU BM menjadi Dinas Bina Marga dan Tata Ruang sehingga harus ada penyesuaian akan disesuaikan dengan PP dan mulai berlaku januari 2017.

“ Satu sisi kita ingin ada percepatan, namun kita juga tidak ingin proses tender lebih awal bermasalah dengan Numenlatur yang sedang di persiapkan, kedepan setelah ada perubahan tentu yang kita harapkan akan berjalan lancar,” urainya.

Lebih lanjut ia menyampaikan meski pada tahun sebelumnya anggaran mengalami devisit, namun pihak pemrintah tetap memiliki strategi dan langkah-langkah dalam memperbaiki infrastruktur terutama meningkatkan pemeliharaan dan melakukan penanganan darurat. sesuai kondisi jalan yang rusak. (juniara)

Related Post