Meski akan menghadapi tim dari kampung halamannya, namun Asri Akbari mengaku siap bermain habis-habisan kala Sriwijaya FC menghadapi PSM Makassar, Sabtu (11/4) sore di stadion Andi Mattalatta Matoangin, Sabtu (11/4) besok. Menurutnya, dalam laga ini yang dipikirkannya hanyalah mencari kemenangan untuk mengganti poin yang hilang di kandang sebelumnya.

“Minimal kita dapat poin di Makasssar ini agar tidak terlalu jauh ketinggalan, saya sendiri tidak ada masalah meski akan bermain di kampung sendiri,” ujar pemain kelahiran Gowa ini. Dirinya pun menegaskan siap mengawal ketat dan melupakan pertemanan dengan punggawa Juku Eka yang hampir seluruhnya dikenal baik olehnya, termasuk sang kapten Syamsul Chaerudin.

“Saya hormat dengan Syamsul, namun saat di lapangan nanti dia tetaplah lawan yang harus saya matikan, tidak ada pertemanan selama 90 menit permainan,” tegasnya. Sebagai pemain asli Makassar, Asri pun paham bahwa selama laga berlangsung nanti akan banyak terjadi benturan keras di lapangan dan dirinya pun sudah menyiapkan strategi untuk meredamnya.

“Kita sering bersama saat bulan puasa tiba, jadi sudah paham gaya bermain satu sama lainnya. Pokoknya saya menghormati mereka semua, namun jika nanti akan membuat SFC atau saya pribadi malu, saya yang akan menghabisi mereka duluan,” ungkapnya sembari bercanda. Meski berasal dari Makassar, namun sejak memulai karier pada tahun 2003 silam, sosok Asri Akbar sendiri tercacat hanya 1 tahun memperkuat PSM, tepatnya pada musim 2009-2010.

Pelatih PSM Makassar, Hans Peter Schaller sendiri mengakui peran penting Asri Akbar di SFC saat ini dan menyatakan akan mewaspadai pergerakan pemain yang berperan sebagai gelandang jangkar tersebut. Bahkan menurutnya, Asri saat ini merupakan salah satu gelandang terbaik yang bermain di kompetisi QNB League musim ini.

“Saya pernah bekerjasama dengannya saat masih di Persiba Balikpapan sehingga tahu kualitasnya. Tidak hanya bagus menjadi jangkar, namun pergerakan dirinya dari belakang kadang mengejutkan, selain itu Asri juga mempunyai tendangan keras,” jelasnya.

Artikel Terkait