PALEMBANG –— Plt Sekretaris Daerah Sumsel, Joko Imam Santosa menegaskan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang keras untuk terlibat dan mendukung bakal calon kepala daerah atau parpol dalam pemilihan kepala daerah.

“Bagi siapa ASN yang ingin mendaftar dan ikut berpolitik pada saatnya harus mengundurkan diri, apalagi tergabung dalam tim kampanye bakal calon itu sangat tidak boleh, “katanya.

Apalagi diungkapkan Joko, bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) juga sudah menegaskan keharusan ASN untuk bersikap professional dan netral.

“Menjadi ASN berarti mengikatkan diri pada ketentuan, syarat, dan kewajiban sebagai ASN. Netralitas, independensi, dan keadilan dalam menjalankan tugas pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh political interest,” ungkapnya.

Untuk itu, Ia menegaskan bagi siapa ASN yang kedapatan atau yang melapor, pemerintah provinsi akan memproses ASN tersebut.

“Siapa yang nanti ketauan kedapatan atau yang ngelapor kita akan proses Sanksinya ada bertahap Paling berat diberhentikan kalau ia mau ikut partai, “tegasnya. (Juniara)

Artikel Terkait