Laskarwongkito.com — Di antara sekian banyak jenis pempek yang dijual, pasti kamu akan menemui jenis pempek yang diberi nama pempek kapal selam. Wuih, keren bin serem ya. Jika pikiran kamu coba mencari hubungan antara kapal selam asli dengan bentuk pempek yang satu ini, tidak akan ketemu!

Lantas, apa ya kira-kira sehingga kuliner lezat ini diberi nama pempek kapal selam? Yuk kita cari tahu.

n0tuaih9ywav_1EXEWp9mS0CK00AiAk6eIg_pempek-kapal-selam_squareThumbnailClean_id

(sumber foto: truffle-assets.imgix.net)

Pempek kapal selam adalah jenis pempek yang menyerupai kantung, dengan isian telur di dalamnya. Memangnya apa hubungan kapal selam dengan pempek?

Pempek kapal selam merupakan nama sebutan yang relatif baru. Orang Palembang dulu menyebutnya pempek telok besak.

Jenis pempek itu disebut kapal selam karena berhubungan dengan salah satu proses memasak.

Saat proses merebus, pempek ini jatuh ke dalam (air rebusan) bentuknya juga lebih besar. Pempek ini tenggelam, makanya disebut kapal selam. Padahal tidak ada hubungan apa-apa dengan besi.

Dibanding jenis lainnya, pempek kapal selam memang berukuran paling besar.

Dengan isian telur, tak heran pempek kapal selam menjadi yang paling diincar para pecinta kuliner khas Palembang ini. Harga pempek kapal selam juga cenderung lebih mahal dibanding jenis lainnya.

Namun di balik kenikmatan pempek kapal selam, diperlukan ketelitian tingkat tinggi saat membuatnya.

Pempek kapal selam sejatinya dibentuk layaknya kantung, kemudian dimasukkan telur mentah. Kantung pun ditutup dengan cara tertentu.

cara memasukan telur pada pempek kapal selam

(sumber foto: blogspot.com)

Jika adonan pempek terlalu tipis atau tak tertutup rapat, maka isian telur mentah di dalam akan bocor dan pempek kapal selam akan gagal.

Karena itu, pembuat pempek kapal selam biasanya telah handal atau biasa membuat pempek.

Pempek sendiri memiliki banyak jenis. Selain kapal selam ada jenis pempek telok, pempek lenjer, pempek pistel, pempek tahu (model), pempek sang kerupuk, pempek tunu, dan pempek lenggang.

Nah, bagaimana Sob, makin akrab kan dengan makanan khas Palembang yang satu ini? (red/dil)

Artikel Terkait