PALEMBANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggandeng pihak Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Agama (Kemenag) serta pemerintah daerah untuk membentuk satuan petugas (Satgas) guna mengawasi maraknya penipuan yang mengatasnamakan bidang investasi.

Dikatakan, pihaknya ingin mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap banyak penawaran investasi bodong yang merugikan.

“Tugas satgas ini menganalisis kasus dugaan investasi ilegal yang berpotensi menjerumuskan masyarakat,” jelas Kepala OJK Sumsel, Panca Hadi Suryatno di Griya Agung, Senin (3/10).

Menurutnya, perlu diwaspadai tawaran menggiurkan investasi emas ataupun komoditas lainnya yang menjanjikan memberikan bunga yang di luar batas kewajaran.

“Untuk wilayah Sumsel belum ada laporan terkait hal tersebut, pihaknya akan tetap mengantisipasi dan memberi pemahaman lewat sosialisasi yang akan dilakukan Satgas,” pungkasnya.(juniara)

Related Post