PALEMBANG — Salah satu tugas Dinas Perdagangan adalah menjaga kestabilan harga-harga bahan pokok agar tidak terjadinya inflasi.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Perdagangan, Ir. Permana, Menurutnya, untuk mencapai hal tersebut maka pasar harus memastikan ketersediaan pasokan barang.

“Misalkan berapa banyak cabai masuk ke pasar Cinde pada hari ini, Kepala Dinas Pasar Kota Palembang harus tahu itu, berapa kebutuhan daging perhari, perminggu, perbulan itu harus tahu Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang maupun Kepala Dinas Kabupaten/Kota,” jelas Permana pada awak media, Rabu (15/02).

Diungkapkan Permana, dirinya bertanya kepada Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) seberapa banyak kebutuhan daging di Kabupaten Muba paling tidak Kota Sekayu, namun tidak bisa menjawab.

“Kita harus punya hitung-hitungan, Provinsi juga punya hitung-hitungan. Kalau angka tidak tepat maka itulah yang harus kita kaji. Contoh kebutuhan daging kita 256.000 Ton pertahun  yang dipenuhi hanya 60%, harusnya dapat diketahui untuk memenuhi kekurangannya dapat ditopang dari kabupaten/kota mana saja,” ungkapnya.

Lebi lanjut, Permana menjelaskan bahwa dirinya telah membuat rumusan tabel, pertama ketersediaan pasokan dari mana dan kemana,  yang kedua kita harus tahu distribusi, siapa distributornya, yang ketiga menjaga supplay pengiriman.

“Kalau ketiga ini masalah tadi,  jaminan pasokan kemudian juga masalah tata niaganya yang ketiga adalah harus lancarnya distribusi,  maka pemerintah dapat mengendalikan harga,  kuncinya itu adalah daya beli masyarakat ,” katanya.

Menurutnya, kalau harga terkendali maka daya beli masyarakat akan terjaga. Menjadi tugas dari jajarannya bahan pokok penting tidak kosong di pasaran.(juniara)

Artikel Terkait