PALEMBANG — Mantan Ketua KPK Antasari Azhar saat menghadiri silaturahmi di Kampus Universitas Sriwijaya Bukit Palembang bicara tentang masa-masa indhanya saat menjalani masa perkuliahan di Unsri.

Dalam acara syukuran dan silaturahmi bersama di Universitas Sriwijaya (Unsri), dihadapan teman-temannya atau sesama alumni juga dihadiri para mahasiswa, mantan ketua badan Antirasuah tahun 2007-2009 ini mengaku sulit melupakan kenangan saat mengemban ilmu dikampus Unsri.

Ia juga menuturkan di Unsri jugalah dirinya bertemu dengan sang istri tercinta Ida Laksmiwati, yang hingga saat ini tetap setia mendampingi hidup dirinya dan anak-anak.

“Kampus Unsri kenangan bagi saya, sejaranya banyak sekali kenangan termasuk juga ketika bertemu cinta saya yaitu istri tercinta yang saat ini masih setia menemani,” tuturny, selasa (22/11)

Selanjutnya Alumni Fakultas Hukum Unsri tahun 1980 ini mengaku tak terlalu menyesali perjalanan hidupnya yang harus menjadi pesakitan di lembaga pemasyarakatan. Antasari mengaku, meski kasus didakwakan kepadanya tak benar adanya namun dirinya tetap legowo dan menerima secara lapang dada.

 

“Perjalanan karir saya begitu indah, aktif di organisasi, setelah tamat kuliah kerja di kehakiman, kejaksaan lanjut menjadi ketua KPK akhirnya masuk penjara,” kenangnya.

 

Tetapi, lanjutnya, jangan pandang sebelah mata lembaga permasyarakatan,  dengan pengalaman  selama menjalani masa tahanan dapat diambil suatu kesimpulan, jangan lihat LP merupakan tempat orang bersalah karena tidak selalu orang di sana memang benar-benar salah.

 

 

“Intinya kita harus berfikir positif dalam menyikapi apa yang ada dihadapan kita, dan ke depan yang berubah  bagi Antasari adalah  akan bersikap sombong kepada mereka yang bukan teman sejati,  karena saat menjalani  masa di lembaga permasyarakatan saya bisa melihat dan menilai mana yang benar benar sahabat,” tegasnya. (juniara)

RelatedPost