PALEMBANG — Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun depan dipangkas Rp 2,7 triliun menjadi Rp 45,98 triliun. Dari jumlah tersebut, anggaran proyek Light Rail Transit (LRT) menerima jumlah pemangkasan terbesar.

Komisi V DPR dan Kemenhub menyetujui pagu anggaran Kemenhub untuk 2017 sebesar Rp 48,7 triliun. Namun, berdasarkan perkembangan hasil rapat pembahasan panitia kerja, belanja untuk RUU APBN 2017 alokasi anggaran Kemenhub dipotong Rp 2,7 triliun.

Diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin, Rabu (02/11), tentu saja secara otomatis pemotongan anggaran berdampak pada pembangunan LRT di Sumsel dan Jakartan. Namun, karena program LRT merupakan program prioritas nasional, pemerintah akan mengupayakan dana pengganti.

“Inikan program prioritas nasional, nanti dicarikan gantinya. Kemenhub yang akan cari pinjaman,” ujar orang nomor satu di Sumsel.

Alex menegaskan, meskipun anggaran dipangkas, pelaksanaan pembangunan LRT diupayakan terus berjalan. “Intinya pekerjaan jalan terus sesuai schedule,” tandasnya. (juniara)

RelatedPost