PALEMBANG — Permainan Pokemon Go saat ini menggoda perhatian banyak pihak untuk mencobanya, tanpa terkecuali Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin yang tertarik bermain game Pokemon Go.

“Game ini mengajak kita untuk aktif berjalan kaki, itu juga merupakan salah satu olahraga. Aku jugo nak belajar main game ini karena mesti tau itu apo,” kata Alex Noerdin, Rabu (20/7).

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak dapat dibendung, jadi untuk melarang sesuatu hal yang tidak boleh dilakukan harus ada alasannya. “Saya persilahkan saja bermain Pokemon Go tetapi jangan di lingkungan kantor Gubernur dan pemerintah juga pada saat jam kantor itu tidak boleh, bermainnya diwaktu luang saja seperti hari Minggu,” tegasnya.

Senada dengan Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Anis Saggaf yang mengatakan apapun game berbasis komputer bisa untuk mendidik juga dapat merusak dan mencelakakan. “Jadi gunakanlah game tersebut sebagai hiburan,” ucapnya.

Ditambahkannya permainan game adalah ciptaan manusia yang tinggal digunakan oleh masyarakat. “Apakah itu digunakan untuk hiburan atau tujuan hidup? itu tergantung orangnya,” kata Anis Saggaf.

Selain itu, maraknya orang bermain Pokemon Go hingga mengganggu waktu kantor bahkan tercebur ke danau menjadi perhatian tersendiri bagi Anis Saggaf, Ia mengimbau masyarakat untuk lebih pintar lagi. “Saya imbau kepada masyarakat terutama mahasiswa Unsri kalau bermain game jangan sampai sebodoh itulah, cukup untuk mengisi waktu luang saja,” pungkasnya. (juniara)

RelatedPost