PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memastikan pembangunan megaproyek Light Rail Transit (LRT) di Palembang tetap akan berjalan sesuai dengan harapan, mengingat pemerintah Sumsel hanya sebagai pelaksana pembangunan.

Dikatakan  Alex Noerdin usai melantik kepala dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil di ruang Auditorium Pemprov Sumsel, Jum’at (10/02)  mengatakan saat ini tidak ada keterlambatan dan pengaruh apapun terhadap pengerjaan LRT Palembang.

“Kita pastikan tidak ada keterlambatan dalam pengerjaan LRT, semua on progres paling ada 0,2 persen saja selisihnya,itu juga bisa tertutupi selama beberapa hari saja,” urainya.

Menurut Alex pemerintah Sumsel untuk urusan LRT ini hanya terima jadi, untuk urusan dan dan darimana sumbernya, semua pemerintah pusat yang akan menanganinya, dan itu sudah dijamin oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Kita cuma terima bersih semua urusan pendanaan bukan dikita, dan pak Presiden Joko Widodo sudah jamin bahwa LRT harus selesai sebelum Asian Games 2018,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan pada intinya proyek tersebut tidak perlu dikhawatirkan akan tertunda apalagi sampai terbengkalai, LRT akan selesai sebelum Asian Games yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah pusat belum bisa memutuskan jalan keluar dari keterbatasan pembiayaan pembangunan dua proyek kereta api jenis Light Rapid Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) dan Palembang.

Khusus LRT Palembang, pemerintah masih mengatur skema pembiayaan untuk membangun LRT sepanjang 24,5 kilometer tersebut dengan pembiayaan secara bertahap atau perpanjangan waktu pembayaran, dengan tempo mencapai tiga tahun. (juniara)

Artikel Terkait