PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memberikan perhatian besar dalam memfasilitasi dan mendorong gerakan PKK agar terus tumbuh dan berkembang, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam menyukseskan pembangunan daerah bersama-sama masyarakat.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menilai, kemitraan yang baik dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat akan mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan keluarga khususnya di Provinsi Sumsel. Sehingga dengan demikian terwujud masyarakat yang sehat sejahtera berkualitas dan mandiri.

Menurutnya, PKK merupakan wadah terbesar yang berada sampai pada masyarakat pedesaan, jika digerakkan dengan baik akan memberikan sumbangsih besar dengan tidak berjalan sendiri, namun bermitra secara sinergi dengan lembaga swadaya masyarakat, komponen masyarakat, dan Pemerintah Daerah.

“PKK wadah yang besar, kalau digerakkan dengan baik akan sangat laur biasa dibantu oleh dinas dan instansi terkait lainnya,” ungkap Alex saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IX TP-PKK Provinsi Sumsel dan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK se-Sumsel di Griya Agung, Selasa (26/7).

Alex mengharapkan, melalui kegiatan ini dapat menjadi wahana strategis mengevaluasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama setahun berjalan. Pasalnya, program TP-PKK harus mengakomodasikan aspirasi provinsi dan kabupaten/kota, mengingat para kader di tingkat bawah lebih memahami kondisi dan potensi daerah yang berbeda-beda.

“Secara garis besar Sumsel sudah menjadi provinsi yang diperhitungkan di Indonesia, khusus kepada TP-PKK di daerah harus berperan aktif mengangkat seluruh kaum wanita di daerah masing-masing untuk ikut serta menyukseskan pembangunan,” terang Alex kepada ketua TP-PKK kabupaten/kota se-Sumsel.

Selaku Pembina TP-PKK Provinsi Sumsel, Alex juga menginginkan, dengan adanya Rakerda ini TP- PKK mampu merumuskan program strategis dan inovatif untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat, sehingga dapat mendukung program Pemprov Sumsel. Salah satunya, Program Gerakan Terpadu Serentak Semesta Menuju Keluarga Mandiri guna mengentaskan kemiskinan disegala aspek.

“Saya disini memberikan motivasi ayo bersama menyukseskan pembangunan, karena Sumsel saat ini sedang giat melakukan pembangunan besar-besaran,” tutup Alex.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Sumsel, Eliza Alex mengatakan, pertemuan ini sangat bermakna bagi gerakan PKK pada masa yang akan datang. Berawal dari hasil Rakernas VIII PKK Tahun 2015 yang lalu, beberapa hal mendasar perlu disampaikan dalam forum Rakerda dan Rapat Konsultasi PKK ini. Hasil bahasan yang menjadikan beberapa pokok program unggulan PKK secara berkesinambungan. Program unggulan tersebut berada disetiap pokja yang akan menjadi ciri khas gerakan PKK untuk mencapai visi dan misi kedepan.

Dijelaskan Eliza, kegiatan ini sebagai program prioritas yang wajib dilaksanakan. Pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh jajaran TP-PKK, mulai dari Pusat, Daerah sampai garda terdepan yaitu kelompok-kelompok dasawisma di perdesaan, sesuai dengan peran, fungsi dan kapasitasnya.

“Mengenai operasionalisasi di daerah, saya percayakan kepada masing-masing daerah untuk memberikan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk Kader Dasawisma, karena kepada merekalah sesungguhnya terletak fungsi kinerja Gerakan PKK,” terang Eliza.

Adapun 10 program pokok PKK yang dijalankan, kata dia, harus selaras dengan program-program pemerintah. Dalam dokumen hasil Rakernas VIII PKK mengamanatkan agar TP- PKK perlu menginformasikan, mengkomunikasikan, dan mengkonsultasikan rencana kerjanya kepada Pemerintah Daerah, melalui SKPD yang membidangi urusan pembinaan Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat, agar rencana kerja TP-PKK menjadi bagian tidak terpisahkan dari dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Daerah.

Dirinya berharap, semua pengurus dan kader-kader PKK harus mengerti dan menguasai apa itu 10 program pokok PKK. Pasalnya, setiap program itu adalah kegiatan bersama, bukan tanggung jawab pokja-pokja saja, tapi beban dan tanggung jawab bersama.

“Keberhasilan pelaksanaan program-program kesejahteraan keluarga sangat ditentukan oleh adanya keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat. Untuk itu, kepada peserta Rakerda dan Rakon yang hadir berkaryalah dengan ikhlas, sehingga tidak menjadi beban, karena ini kepentingan bersama,” tegasnya. (ril/humas pemprov sumsel)

RelatedPost