Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, kunci utama suksesnya perkembangan investasi di Sumsel salah satunya adalah status zero konflik. Pernyataan itu dilontarkannya saat menerima audiensi pengurus dan anggota BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumsel, Jumat ( 2/3) di Griya Agung.

Menurut Alex Noerdin, Hipmi adalah organisasi tumpuan dan harapan bagi pemerintah daerah. Karena di tangan para pengusaha yang terdiri dari anak muda inilah kemajuan daerah akan di bawa menuju perubahan yang lebih baik ke depan.

“Saya hanya berupaya  agar para pengusaha dan pelaku usaha bisa berusaha dengan tenang di Sumsel. Dasarnya cuma satu ya Sumsel harus zero konflik,” jelas Pelopor Sekolah Gratis tersebut.

Alex menjelaskan tanpa keamanan berinvestasi mustahil para investor mau berinvestasi maupun berusaha di Bumi Sriwijaya. Karena itu kemanapun ia pergi, zero konflik menjadi salah satu materi yang dibahasnya apalagi zero konflik ini perlu dukungan semua pihak terkait dari semua lapisan masyarakat.

” Alhamdulillah belum pernah terjadi dan semoga tidak akan terjadi kerusuhan seperti di daerah lain. Zero konflik ini harus dijaga agar investasi terus masuk ke Sumsel,” jelasnya.

Selain kondusifitas tersebut hal lain yang tak kalah penting adalah promosi daerah itu sendiri. Karena tanpa promosi, calon investor tidak akan tahu potensi apa saja yang ada di suatu daerah. Dalam hal ini, Sumsel ujar Alex memilih bidang olahraga sebagai sarana promosi hingga kedunia luar.

Promosi itu bisa dilakukan dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan berbagai event olahraga baik nasional maupun internasional. Dengan cara inilah lambat laun negara lain  mukai mengenal Sumsel. Seperti misalnya PON 2004, Sea Games, ISG, Asian University Games, hingga Asian Games.

“Ini kita lakukan biar Sumsel semakin terkenal. Para anggota Hipmi tentu merasakan juga geliat ekonomi. Soalnya sampai sekarang sudah 39 event, nasional dan internasional yang digelar di Sumsel. Lihat juga banyak hotel banyak restoran dan rumah makan yang buka. Penerbangan juga semakin banyak, ini artinya perekonomian menggeliat. Nah puncaknya nanti pas Asian Games” tambahnya.

Tak sebatas itu saja, dampak menjadi tuan rumah Asian Games juga untuk  kelangsungan perekonomian jangka panjang. Karena sebentar lagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) TAA juga terealisasi karena semua infrastruktur makin lengkap. Seperti misalnya ada LRT, jalan tol, penambahan jembatab musi, fly over serta underpass.

” Ini tentu akan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Sumsel,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Umum BPD Hipmi Sumsel Akbar Alvaro  mengakui sangat bersyukur dengan kepemimpinan Gubernur Sumsel yang hampir 10 tahun. Terlebih sebagai pengusaha muda, dia mengatakan sangat terbantu dengan banyaknya terobosan dan inovasi yang dilakukan Alex Noerdin selama menjadi Gubernur.

“Kami sangat mengapresiasi atas 10 tahun kepemimpinan Pak Alex. Sehingga selama beberapa tahun ini banyak sekali kegiatan event nasional dan internasional. Kami selaku pengusaha lokal erasakan sekali dampaknya. Begitupun kawan-kawan di dunia industri kreatif merasakan betul perubahan,” jelasnya.

Dipaparkan Alvaro semasa kepemimpinannya sekitar 1,2 tahun di Hipmi beberapa kegiatan yang menyasar ke masyarakat juga mereka lakukan seperti menyebarkan virus wirausaha ke kalangan mahasiswa di berbagai perguruan tinggu. Kemudian mengucurkan KUR serta seminar perpajakan bagi anggotanya agar bisa berkonsultasi dan tak salah jalan.

Alvaro juga mengungkapkan BPD Hipmi akan mengelar Rakerda Besok (Sabtu 3/3). Dia Berharap BPD Hipmi ke depan dapat semakin dekat dengan masyarakat. Tidak sebatas pada lingkungan BPD Hipmi semata. Selain mengundang Gubernur, Rakerda itu rencananya akan dihadiri juga oleh Kapolda Sumsel. (Win)

Artikel Terkait