PALEMBANG — Provinsi Sumatera Selatan sebagai penggerah sekolah gratis mengharapkan dunia pendidikan di Sumsel bisa bertranformasi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Sumsel ini menegaskan tenaga pendidik di Sumsel harus meningkatkan kompetensi dan prestasi kinerja. Apalagi kepengurusan SMA dan SMK wewenangnya telah kembali pada Pemprov Sumsel.

Dalam peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas), Alex juga berharap a para guru melalui kepala dinas agar selalu meningkatkan kompetensi baik bagi para guru, dan tentunya kepada para siswa, terutama penguasaan bahasa seperti bahasa Inggris, Mandarin dieranya kebangkitan China dan kemudian adalah bahasa Prancis bahasa yang paling eksotis di dunia ini.

“Bagaimana dengan kita sebagian besar guru-guru belum bisa berbahasa Inggris yang baik dan benar lulusan sarjana kita jarang yang bisa berbahasa Inggris yang baik dan benar. Padahal di SMP 3 tahun di SMA 3 tahun atau 5 tahun diperguruan tinggi belajar bahasa Inggrisnya,seharusnya bisa,” katanya

Ia menegaskan bagi para pendidik, kedepan tugasnya adalah mempersiapkan generasi muda bangsa untuk menghadapi era globalisasi ke depan menghadapi era yang sangat kompetitif persaingan sangatlah kejam.

“Kalau tidak sangat pintar pasti akan tersisihkan dalam persaingan,” ucapnya

Mutu kualitas dari pendidikan Sumatera Selatan adalah meningkatkan fasilitas dan sebagainya dengan konsentrasi meningkatkan kualitas serta jangan lupa kesejahteraan para guru sangat penting.

“Bagaimana bisa mengajar dengan baik Kalau kredit motor bayar bagaimana tunjangan belum cair cair kalau bicara meningkatkan kualitas guru tingkatkan dulu kesejahteraan jadi Pak Widodo,” tegasnya

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo Mpd menyampaikan saat ini ada SMA-SMK Negeri Sumatera Selatan dan mendidik sekitar 350.000 siswa, ada 437 kepala sekolah SMA-SMK se sumsel dan 13 kepala Sekolah SLB.

” Tadi kita mandapat pembinaan arah kebijakan di bidang pendidikan dari Pak Alex sang bapak pendidikan gratis Indonesia dan kami juga siap untuk menyukseskan program Sekolah Gratis dan program-program lain, serta siap menyukseskan Asian Game 2018.”urainya.

Menurut Widodo beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama beberapa hari diantaranya adalah sunatan massal, sosialisasi anti narkoba pembagian sembako dan sejumlah kegiatan lain yang merupakan kegiatan sosial di bidang pendidikan. (juniara)

Artikel Terkait