Palembang — Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berpesan kepada seluruh panitia pengawas pemilihan Kabupaten/Kota se-Sumsel agar dapat melaksanakan tugas mengawal pelaksanaan pemilihan umum 2018 mendatang dengan baik dan tegas. Pasalnya, pilkada serentak Provinsi Sumsel akan berlangsung di tahun yang sama dengan pelaksanaan Asian Games 2018, sehingga kedua agenda besar tersebut harus berjalan lancar dan sukses.

Ditegaskan Alex Noerdin, Pilkada serentak berlangsung bulan Juni, sedangkan di bulan Agustus dilaksanakan Asian Games. Panitia pengawas pemilihan harus bekerja profesional, membangun komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait, serta perlu melakukan sosialisasi aturan dan regulasi yang berlaku terkait rambu-rambu larangan atau pelanggaran pemilu dan pidana pemilu.

“Tugas ini berat, harus bisa menjadi contoh dan panutat bagi daerah lain, netral, serta tegas. Saya berpesan bekerjalah dengan baik dan harus menjadi yang terbaik di Indonesia,” tegas Alex.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota panitia pengawas pemilihan Kabupaten dan Kota se-Sumsel, di Grand Ballroom Hotel Horison Ultima Palembang, Senin (28/8).

Pelantikan ini dihadiri Koordinator Divisi Hukum Bawaslu RI, Fritz Edwar Siregar,  FKPD Provinsi Sumsel, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Wali Kota Pagaralam, Ida Fitriati, serta Wakil Bupati Muara Enim, Nurul Aman.

Panitia pengawas pemilihan Kabupaten dan Kota se-Sumsel yang dilantik sebanyak 51 orang untuk 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel masing-masing daerah sebanyak 3 orang. Sebelum dilantik, panitia pengawas pemilihan tersebut telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Sumsel meliputi tes tertulis, wawancara, serta uji kelayakan dan kepatutan.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Andika Pranata Jaya mengatakan, Bawaslu Provinsi Sumsel beserta seluruh panitia pengawas Kabupaten/Kota se-Sumsel lainnya memiliki tugas yang berat mengawal suksesnya pemilihan umum di Sumsel. Menurutnyan, dalam menjalankan tugasn Bawaslu sudah menetapkan UU tentang Pemilihan umum yang baru.

“Sumatera Selatan menjadi daerah ke 20 yang telah melaksanakan pelantikan panitia pengawas pemilihan. Kita semua berkomitmen menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan pemilihan umum bagi daerah lain di Indonesia,” pungkasnya. (rill)

Artikel Terkait