Laskarwonkito.com — Tak banyak yang tahu tentang sejarah dan keberadaan Hari Bumi. Kecuali, karena Google Doodle pada hari ini (22/4) memperlihatkan perayaan Hari Bumi sedunia. Tampilan situs pencarian itu pun bertemakan keindahan alam dengan menyoroti lima bioma utama Bumi, yaitu terumbu tundra, hutan, padang rumput, padang pasir, dan karang.

a-6

(sumber foto: indowarta.com)

Sekilas tentang sejarah Hari Bumi, peringatan ini awalnya dirayakan setiap tanggal 20 Maret. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri hingga saat ini merayakan Hari Bumi internasional setiap tanggal 20 Maret.

Hal tersebut merujuk pada sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969. Yaitu, hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa atau yang sering disebut Ekuinoks Maret.

Setahun setelahnya, yaitu pada 1970, salah seorang Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson kembali mencanangkan Hari Bumi pada 22 April. Nelson yang juga merupakan pengajar lingkungan hidup awalnya prihatin melihat ulah manusia yang semakin tidak peduli dengan alam.

Karena itu, dia berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan. Caranya, dengan mengajak masyarakat agar menyempatkan diri dalam satu hari khusus untuk kegiatan pelestarian lingkungan.

Sejak saat itu, peringatan Hari Bumi pun terus menyebar hingga ke 200 negara dengan jutaan perayaan di seluruh dunia.

Selain itu, tanggal 22 April ini juga bertepatan dengan musim semi di Northern Hemisphere di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. (red/dil)

Artikel Terkait