Jelang laga big match melawan Mitra Kukar, Minggu (29/5) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mewaspadai duet striker asing Naga Mekes yang dinilai dapat berpotensi menyulitkan Fahrudin dkk di lini pertahanan laskar wong kito nantinya.

Apalagi dari 4 laga yang sudah dilalui, duet striker tersebut yakni Alan Leandro dan Marlon Da Silva sangat produktif. Bahkan Alan Leandro, pemain asal Timor Leste yang merupakan naturalisasi dari Brasil masih memimpin pencetak gol terbanyak sementara kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 dengan torehan 3 gol.

Sementara Marlon Da Silva juga tidak kalah produktif dan sudah menyumbangkan 2 gol sejauh ini.  “Saya sudah melihat rekaman keduanya saat bermain di pertandingan terakhir Mitra Kukar melawan Arema Cronus, baik Alan maupun Marlon punya kualitas yang cukup baik dan harus diwaspadai nantinya,” ungkap Widodo saat dihubungi Selasa (24/5) sore.

Alan Leandro diakuinya punya penempatan posisi dan harus diwaspadai oleh seluruh pemain belakang SFC nantinya. Sementara itu, Marlon Da Silva meski posisi aslinya sebagai target man, namun punya kelebihan lain yakni skill dribbling layaknya seorang winger.

Bahkan gol pertama Mitra Kukar saat melawan Arema kemarin berasal dari pergerakan liar Marlon di sisi kanan pertahanan Singo Edan dan umpan terukurnya gagal diantisipasi dengan baik oleh Kurnia Meiga yang berujung lahirnya gol pertama yang dicetak oleh Alan Leandro.

“Namun jangan hanya kedua pemain tersebut, karena dua legiun asing lainnya yakni Rodrigo Santos serta Arthur Cunha juga dapat membahayakan. Terbukti gol penentu kemenangan dicetak oleh Artur lewat sundulan, ini menunjukkan bahwa Mitra Kukar bermain sangat baik dan tidak hanya mengandalkan 1-2 pemain saja. Saya pun berulang kali menegaskan bahwa semua pemain yang sudah masuk lini pertahanan SFC harus mendapat perhatian khusus,” tegasnya.

Sementara itu, kelompok suporter SFC Singa Mania meminta kepada pelatih Widodo C Putro agar mewaspadai pergerakan Alan Leandro. Apalagi pemain ini diprediksi akan mempunyai motivasi tambahan saat bertemu SFC nantinya.

Pasalnya, Alan Leandro pernah mengikuti seleksi di SFC sewaktu era kepelatihan Subangkit di musim 2013/2014. Saat itu, Leandro datang bersama kompatriotnya yakni Diogo Santos. Keduanya pun dicoba saat turnamen Celebes Cup di Bandung, namun jika Diogo akhirnya diterima masuk SFC, nasib kurang baik dialami Alan yang harus dicoret karena dianggap kalah bersaing.

“Tentu akan ada motivasi balas dendam dari Alan Leandro jika mengingat peristiwa itu. Tetapi jangan sampai terlalu berlebihan karena sebenarnya Mitra Kukar punya pemain lainnya yang juga tidak kalah berbahaya, seperti Hendri Bayauw yang dengan kecepatannya selama ini selalu merepotkan SFC,” pesannya.

Artikel Terkait