Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Najib melakukan serah terima CPNS Kemendagri Lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017 di Auditorium Bina Praja, Kamis (19/7).

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat atas pengangkatan Saudara-Saudara sebagai Calon Pegawai Negeri Kementerian Dalam Negeri RI yang akan ditempatkan di wilayah Sumatera Selatan,” ucap Akhmad Najib di hadapan lulusan IPDN Angkatan XXIV yang berjumlah 41 orang.

Disampaikannya, dalam pelaksanaan penerimaan Pegawai Negeri Sipil ini pihaknya sangat memahami bahwa sistem rekrutmen saat ini belum sepenuhnya dapat memenuhi ekspektasi semua pihak. Namun tentunya diperlukan pemahaman dan dukungan kita semua karena kebijakan dan sistem seleksi didesain sedemikian rupa dalam rangka menjunjung tinggi prinsip transparan, akuntabel, bebas KKN, dan adil tanpa dipungut biaya, sehingga memungkinkan bagi seluruh putra-putri terbaik dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi PNS yang akan berjuang menjadi birokrat yang berdaya saing tinggi.

“Kepada Saudara-Saudara yang telah diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil kiranya patut bersyukur dan berbangga karena telah terpilih menjadi abdi negara dan abdi masyarakat melalui proses seleksi secara fair dan kompetitif serta bebas KKN sesuai dengan mekanisme yang berlaku, serta tahapan pendidikan yang memadai. Namun demikian patut saudara-Saudara pahami bahwa ini baru langkah awal untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan, tugas ke depan akan semakin berat, khususnya dalam menjawab tantangan-tantangan besar di berbagai bidang kehidupan, baik pada skala global, nasional maupun lokal. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan ini diperlukan birokrasi pemerintah yang dinamis, adaptif visioner, bertanggungjawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Oleh sebab itu, saya berharap kepada seluruh CPNS lulusan IPDN Angkatan XXIV ini untuk selalu menempa diri agar mampu bekerja dengan lebih baik, berdisiplin, loyal pada pimpinan dan tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Selanjutnya, kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumatera Selatan yang akan menerima penempatan lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017 di daerah masing- masing, agar dapat memfasilitasi penugasan dan penempatannya sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi memberikan kontribusi yang positif bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakilkan oleh Plt. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Dalam Negeri Hani Syopiar Rustam mengatakan, tahun 2018 ini adalah tahun kedua implementasi Permendagri No. 78 Tahun 2017 tentang Penempatan dan Perpindahan Lulusan IPDN yang menegaskan bahwa lulusan IPDN ditempatkan di lintas provinsi dan di daerah perbatasan negara. Kebijakan penempatan ini diilhami oleh Peraturan Presiden No. 2 tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019.

“Agenda tersebut harus kita maknai bersama sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam rangka pengembangan wilayah dan memajukan daerah,” ucapnya.

Dijelaskanya, lulusan IPDN sebagai kader pemerintahan dalam negeri dan pelopor revolusi mental yang telah disiapkan dalam pendidikan kepamongprajaan kiranya dapat memberikan sumbangsinya nyata dalam menjawab tantangan tersebut. Hal ini mengingat, lulusan IPDN telah ditempa intelektualitasnya melalui pengajaran, keterampilan, melalui pelatihan serta mental dan disiplin melalui pengaturan.

Berdasarkan kebijakan pemerintah yang ditindaklanjuti dengan Permendagri No. 78 Tahun 2017 tentang penempatan dan perpindahan IPDN, maka lulusan IPDN angkatan XXIV akan ditempatkan dengan proporsi persentase 15% pada instansi pusat, 35% pada kawasan perbatasan negara, serta 50% pada pemerintahan daerah.

“Pesan saya selaku pimpinan Kementerian Dalam Negeri kepada semua lulusan IPDN angkatan XXIV untuk selalu menjunjung tinggi integritas, loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas dimanapun kalian ditempatkan dan maknai penempatan ini sebagai amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya mewakili sambutan Menteri Dalam Negeri secara utuh.

Artikel Terkait