PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meminta semua pihak pemangku kepentingan terutama untuk para Bupati dan Walikota agar segera memulai program pra lelang pada akhir 2016 ini, sehingga semua proyek yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat bisa dimulai pada awal 2017 mendatang.

Menurut Alex semua kegiatan di triwulan keempat pada 2016 harus sudah siap, sehingga pembangunan bisa berjalan efektif pada awal tahun 2017 mendatang. Pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda pada tahun 2016 sudah harus kembali dilajutkan pada awal tahun.

” Kegiatan pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda pada 2016 akibat adanya efisiensi anggaran, sudah harus dilanjutkan pada awal tahun, sehingga pelayanan publik disumsel tidak terganggu,” katanya disela acara penyerahan Dapftar Isian Pengguna Anggran (DIPA) Sumsel 2016 di Ruang Auditorium Pemprov.

Kepada semua pihak Gubernur juga meminta agar meningkatkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan belanja pemerintah didaerah pada  2017 serta meningkatkan koordinasi khususnya dalam pencairan anggaran mendatang.

Khususnya kepada para Bupati, Walikota sebagai kuasa pengguna anggaran hendakanya juga selalu memantau kendala administrasi, prosedural, birokrasi dan sebagainya segera diselesaikan, sehingga program-program pemerintah dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

“ Ini akan kita akan terus giring agar semua pembangunan tidak terhambat dan masyarakat dapat menikmati dari hasil pembangunan tersebut tanpa menunggu lebih lama,” urainya.

Lebih lanjut Gubernur juga meminta kepada para penyuluh pertanian, para kepala sekolah, dan para pengelola keuangan dan para penerima bantuan sosial  dan atau penerima bantuan pemerintah agar lebih fokus terhadap capaian sasaran pemberian batuan atau output yang telah ditetapkan.

“ Tidak perlu direpotkan dengan penyelesai surat pertanggungjawaban atau SPJ karena proses penyelesaian SPJ akan disederhanakan dinternal pemerintahan, kalau tadinya ada SPJ yang harus dibuat berulang-ulang bahkan samapi 52 kali maka kedepan hanya akan dilaksanakan sesuai intruksi bapak presiden sebanyak 2 kali,” urainya. (juniara)

RelatedPost