Lini belakang Sriwijaya FC harus mewaspadi pergerakan striker Semen Padang saat kedua tim akan bentrok dalam Derby Andalas ketiga di tahun 2015 ini, Selasa (7/4) siang di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Pasalnya, sejak direkrut musim lalu dari Persib Bandung, Airlangga sudah 3 kali menjebol gawang laskar wong kito dari 4 pertemuan yang dimainkan.

Gol pertama Ronggo, panggilan akrabnya ke gawang SFC dicetak musim lalu di kompetisi Indonesian Super League, Kamis (13/3/2014) dalam laga yang dimainkan di Padang dan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Sementara gol keduanya juga dicetak di stadion H Agus Salim saat turnamen pra musim SCM Cup (19/2) tahun ini, namun skornya berbalik 1-2 untuk kemenangan SFC atas Semen Padang.

Dan di pertemuan terakhir kedua tim dalam turnamen Piala Gubernur Sumsel Cup 2015, Sabtu (21/3) lalu, Airlangga kembali menyaringkan gol ke gawang SFC dan memaksakan hasil imbang 1-1. Saat ditemui usai sesi latihan di stadion GSJ, Senin (6/4) pagi, Airlangga mengaku memang cukup sering menjebol gawang SFC selama ini.

“Saat di Persib sebenarnya juga pernah, namun saya lupa musimnya. Mungkin kebetulan, namun memang motivasi saya selalu bertambah kala menghadapi tim besar seperti SFC, semoga di musim ini saya dapat meneruskan catatan tersebut,” tekadnya.

Pelatih SFC, Beny Dollo sendiri mengaku sudah mengetahui kekuatan Airlangga dan meminta pemain lini belakang untuk lebih mewaspadainya. “Tapi jika dikatakan penjagaan khusus rasanya tidak, soal catatan sebelumnya saya pikir itu lebih karena kecerdikan dia memanfaatkan peluang. Selama ini filosofi permainan yang saya kembangkan tidak pernah menjaga ketata seorang pemain, semuanya harus kita waspadai saat laga nanti,” ujarnya singkat saat diminta pendapat mengenai Airlangga.

Artikel Terkait