PALEMBANG — Guna menyongsong perhelatan akbar Asian Games 2018, dua stadion di Palembang yakni Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) dan Bumi Sriwijaya akhirnya resmi memulai renovasi. Kedua stadion ini memang direncanakan akan menjadi salah satu venue olahraga pada pesta olahraga terbesar di Asia ini.

Namun berbeda dengan rencana sebelumnya, maka proses renovasi dua stadion langsung dilakukan bersamaan. “Tetapi tetap ada perbedaan, untuk stadion GSJ maka proses renovasi yang sudah dimulai di bagian dalam terlebih dulu. Sementara di stadion Bumi Sriwijaya akan diawali dengan perbaikan rumput lapangan pertandingan,” jelas sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid saat dihubungi Minggu (4/6) sore.

Menurutnya, untuk renovasi rumput lapangan tersebut akan memakan waktu hingga Juli mendatang. “Tetapi meskipun nanti sudah selesai, tetap belum diperbolehkan langsung digunakan karena masih harus perawatan terlebih dulu. Diperkirakan pada bulan Agustus nanti stadion Bumi Sriwijaya baru bisa dipakai,” ungkapnya.

Sementara untuk stadion GSJ, renovasi sudah dimulai dengan memperbaiki fasilitas ruangan yang ada di tribun barat terlebih dulu. “Semua ruangan diperbaiki termasuk juga menambah fasilitas baru seperti memperluas ruang medis, doping dan membuat ruang media yang dapat menampung lebih banyak jurnalis peliput Asian Games nanti,” tambahnya.

Selain itu, seluruh tribun yang ada di stadion GSJ nanti juga akan dilengkapi dengan fasilitas single seat. Saat ini, baru tribun barat saja yang memiliki fasilitas tersebut. “Jadi nanti kursi tribun barat atas akan diganti baru, sementara yang lama dipindahkan ke tribun utara dan selatan. Sedangkan tribun timur juga akan mendapat fasilitas kursi baru, jadi semua penonton nanti akan masuk dan mendapat nomor kursi masing-masing,” bebernya.

Bila nanti proses renovasi stadion Bumi Sriwijaya selesai, diperkirakan skuad SFC akan pindah kandang untuk sementara waktu. Hal ini dikarenakan proses renovasi stadion GSJ akan memasuki tahapan perbaikan kualitas rumput lapangan hijau. (dedi)

Artikel Terkait