PALEMBANG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyambut baik kegiatan silahturahmi dan dialog interaktif mengenai sosialisasi uang rupiah baru emisi 2016 kepada Ulama dan Organisasi Masyarakat se Sumsel yang digelar oleh Bank Indonesia Kantor Wilayah Sumsel.

Ketua MUI Sumsel, Aflatun Mukhtar mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan wadah untuk bersilaturahmi dan mempererat ukhuwah antar ulama dan Bank Indonesia serta pemerintah.

“Dengan adanya silaturahmi maka akan terbentuk ukhuwah dalam menjaga kesatuan bangsa kita,” ujar Aflatun disela kegiatan sosialisasi uang rupiah di hotel Daira, Senin (06/02).

Dikatakannya, saat ini marak berita bohong atau hoax yang beredar di media sosial mengenai logo uang rupiah yang baru. Untuk itu butuh komunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Ketika kami bertemu akan terjadi komunikasi dan penjelasan mengenai uang rupiah yang baru, jadi kita mengharapkan muncul kesamaan visi dan misi sehingga semua memahami dan mengetahui uang baru,” singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait