PALEMBANG —  90 persen pegawai negeri sipil (PNS)  dari  8000 lebih PNS  yang ada di lingkungan pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel),  hadir pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang  lebaran. Hal ini disampaikan oleh  Sekretaris Daerah Sumsel, Mukti Sulaiman  di Griya Agung, Senin (11/7).

Menurutnya,  PNS yang tidak hadir pada hari ini  karena alasan sakit dan memiliki tugas untuk dinas luar kota, “Setelah libur ini PNS  juga belum boleh mengajukan libur,” kata Mukti Sulaiman.

Ditambahkan oleh Sekda Sumsel, selama bulan puasa ada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD)  yang memiliki tugas tambahan seperti Perum Bulog yang menggelar operasi pasar (OP)  dan  pasukan pengamanan lainnya, “Keamanan kita cukup terkendali sehingga tidak ada gangguan yang menghambat kinerja,” tutupnya. (juniara)

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menegaskan, bagi pejabat yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja tanpa alasan yang tidak dapat terima akan diberikan sanksi. “Libur sepuluh hari lebih dari cukup karena masih banyak yang harus dikerjakan,” ujarnya.

Adapun sanksi yang akan diberikan kepada PNS  pertama berupa peringatan secara tertulis, jika masih melanggar maka akan diberikan skors. “Kecuali ada yang izin atau kerja dinas luar, tetapi kalau yang malas-malasan gara-gara habis nonton bola ya kita berikan sanksi,” ungkap orang nomor satu di Sumsel.

Ia juga mengatakan, saat ini kinerja pemprov Sumsel telah memasuki triwulan ketiga, untuk itu diharapkan semua PNS harus siap menuntaskan tugas masing-masing pada tahun 2016. “Kalau kita bersatu dan bekerja dengan baik juga semangat maka akan membawa provinsi Sumsel  menjadi yang terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (juniara)

RelatedPost