PALEMBANG — Tim sepakbola Sumsel membuka peluang untuk lolos dari babak penyisihan grup B Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar setelah berhasil mengalahkan Sulsel dengan skor 2-0 dalam laga yang dimainkan di stadion Patriot Bekasi, Jumat (16/9) malam. Dengan hasil ini, tim PON Sumsel berhasil naik ke peringkat 2 klasemen sementara dengan poin 3, tertinggal 3 poin dari Kalsel yang di laga sore harinya berhasil mengalahkan Sumut dengan skor 2-0.

Di babak pertama, tampil dengan kewajiban harus memenangkan pertandingan membuat Andes Adinata dkk tampil beringas. Bahkan di awal babak pertama, tim PON Sumsel sempat mendapatkan peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas Yusuf Effendi. Namun sepakah terarahnya yang sudah gagal diantisipasi kiper lawan masih belum berhasil menjadi gol karena digagalkan mistar gawang.

Terus menyerang, tim PON Sumsel akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 35 setelah umpan dari kapten tim Andes Adinata berhasil diselesaikan dengan baik oleh Manda Cingi. Skor 1-0 untuk tim Sumsel akhirnya menutup 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, Sulsel yang mencoba menyamakan kedudukan dan balik menekan pertahanan Sumsel yang digawangi oleh Zalnando yang merupakan pemain senior Sriwijaya FC.

Namun permainan cemerlang Teja Paku Alam di bawah mistar gawang mampu menggagalkan beberapa peluang Sulsel.
Terus diserang, tim asuhan Rudy Keltjes mencoba bangkit dan berhasil memperlebar keunggulan di menit 70 melalui serangan balik kilat yang diselesaikan dengan baik oleh Mariando.

Gol ini pun seakan meruntuhkan mental tim Sulsel dan hingga akhir pertandingan tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Asisten manajer tim sepakbola PON Sumsel, Bambang Suprianto mengaku sangat bersyukur dengan hasil ini dan menyebut kedisiplinan anak asuhnya menjadi faktor kemenangan timnya.

“Sebelum bertanding, saya sudah ingatkan kepada mereka untuk tampil disiplin, sabar dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan peluang. Karena di laga pertama hal itu merupakan kelemahan kita,” ungkapnya saat dihubungi usai pertandingan.

Selain itu, dirinya juga menyebut Manda Cingi dkk sukses mengendalikan emosinya sehingga tidak terpancing permainan keras yang ditampilkan lawan.

“Laga memang berjalan keras dan beberapa kali ada benturan yang menyebabkan pemain kita harus dirawat. Bahkan Rahmad, topper kita harus ditarik keluar karena terkena cedera. Kita cukup senang secara hasil, namun saya ingatkan ke mereka untuk tidak cepat puas karena masih ada 1 pertandingan di grup B yang harus dimainkan dan dimenangkan agar lolos ke babak 8 besar nanti,” tambahnya. Di laga terakhir, Minggu (18/9) tim PON Sumsel memang wajib memenangkan pertandingan melawan Sumut yang sudah dipastikan tersingkir. (dedi)

RelatedPost